Apa Saja yang Akan Dibangun Oleh Investor di Tahura Bung Hatta Padang?

"Lokasi ini akan dijadikan wisata alam dengan fasilitas hotel bintang 5 "
Paparan pembangunan Tahura Bung Hatta (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Taman Hutan Raya (Tahura) Dr. Mohammad Hatta atau yang lebih dikenal dengan Tahura Bung Hatta yang terletak di kawasan Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan, direncanakan akan disulap menjadi lokasi wisata alam dengan fasilitas hotel bintang 5 (lima).

"Pembangunan wisata alam ini akan kita bagi dalam beberapa cluster, yang terdiri dari cluster eksklusif setara dengan fasilitas hotel bintang 3, 4 dan 5 serta cluster umum dan menengah ke bawah," ulas Bally Saputra founder PT. Ladang Padi Resort saat mempresentasikan tahapan pembangunan wisata alam di Tahura Bung Hatta kepada Wali Kota Padang, Waki Wali Kota Padang serta jajaran Kepala SKPD Pemko Padang pada acara Rapat Staf Pemko Padang di Tahura Bung Hatta.

Ia menjelaskan, dari luas kawasan 100 hektare, akan didirikan bangunan dengan luas 10 hektare yang terbagi dalam beberapa cluster, seperti, glamping (glamorous camping), rumah kayu, rumah bambu, rest area, masjid, restoran, pasar rakyat, water boom, dan berbagai fasilitas permainan alam, penakaran binatang dan spot instagramable lainnya.

"Seluruh bangunan yang berada di lokasi wisata alam berkonsep ramah lingkungan, kecuali Masjid yang juga sebagai pusat pelatihan dan pesantren yang berada di cluster rest area yang menggunakan beton," ulasnya lagi.

"Tahap awal, peletakan batu pertamanya direncanakan akhir tahun ini. Kita akan bangun cluster 1 yang terdiri dari 50 kamar dengan standar hotel bintang 4 dengan investasi sekitar 500 miliar," imbuhnya lagi.

Menurut Bally yang juga merupakan President Kyriad Group, pengembangan pariwisata di Sumatera Barat berdasarkan hasil riset timnya harus dimulai dari Kota Padang, tentunya dengan mengusung konsep wisata halal. Dan juga, dengan segala kekayaan alam, dan keanekaragaman budaya yang ada, Bally bersama timnya mengusung tagline wisata Sumatera Barat dengan nama Sumatera Barat Window of Asia.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi ... Baca halaman selanjutnya