Bertemu Mantan Pimpinan KPK Jilid I dan II, Pimpinan KPK Jilid V Tidak Jadi Mundur?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Jilid IV yang diketuai Agus Rahardjo cs dipastikan tidak ada yang mengundurkan diri dari jabatan. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh eks pimpinan KPK Jilid I Erry Riyana Hardjapamekas.

Erry menuturkan dirinya bersama sejumlah mantan pimpinan KPK Jilid I dan II telah bertemu pimpinan KPK Jilid IV, di Gedung KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

baca juga: Total Sudah 120 Orang Klaster Pasar Raya Padang Positif COVID-19

Adapun beberapa pimpinan KPK Jilid I dan II dikatakan Erry yang hadir yakni Ketua KPK Jilid I Taufiequrachman Ruki, Komisioner KPK Jilid I Tumpak Hatorangan Panggabean dan Komisioner KPK Jilid II Chandra M Hamzah.

"Saya sampaikan hasil pembicaraan dengan pimpinan KPK sekurang-kurangnya ada dua hal yang dikonfirmasi, pertema, bahwa pimpinan KPK tidak ada satupun yang mengundurkan diri," kata Erry.

baca juga: Sektor Pariwisata Bakal Dibuka, Jokowi: Strategi Khusus Harus Disiapkan

Erry menuturkan dari lima pimpinan KPK yang tidak hadir dalam pertemuan hari ini hanya Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Namun, Erry memastikan Saut tidak mengundurkan diri. Adapun ketidakhadiran Saut lantaran yang bersangkutan sedang cuti.

"Tadi satu-satunya tidak hadir pak Saut Situmorang. Meminta cuti dan disepakati diberikan cuti dua minggu," ungkapnya.

baca juga: Dirut Baru TVRI Pernah Jadi Kontributor Playboy, Jansen: Apa Tidak Ada yang Lain?

Sebelumnya, dua pimpinan KPK , Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif mengembalikan mandat ke Presiden Jokowi. Setelah, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang telah lebih dulu menyatakan mundur sebagai komisioner KPK .

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo saat jumpa pers di halaman Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (13/9/2019) malam.

baca juga: Jokowi: Pandemi Corona Ubah Tren Pariwisata Dunia

Agus mengatakan Jokowi perlu segera mengambil langkah penyelamatan KPK . Sebab Agus merasa KPK saat ini sudah genting.

"Segera bapak presiden ambil langkah untuk penyelamatan," kata Agus. (*)

Penulis: Eko Fajri