Polisi Tahan Anggota DPRD Kota Bandung Terkait Dugaan Korupsi Alkes RSUD Rasidin

"Hingga saat ini yang sudah kami tahan tersangka dengan inisial HS, IH dan SP"
RSUD Rasidin (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota Padang telah menahan sebanyak tiga tersangka atas dugaan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin.

"Hingga saat ini yang sudah kami tahan tersangka dengan inisial HS, IH dan SP," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna, Senin 16 September 2019.

Menurutnya, tersangka dengan inisial IH merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung.

"Kami menahan tersangka pada Jumat 13 September 2018 lalu setelah melakukan pemeriksaan di Mapolresta Padang," lanjutnya.

Tersangka ketiga adalah SP yang ditahan sejak Sabtu 14 September 2019 setelah dilakukan pemeriksaan.

Sementara pada Senin 16 September 2019 pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dengan inisial FO yang akan ditahan setelah melakukan pemeriksaan.

"Setelah kami periksa, nanti ia akan kami tahan juga seperti tiga tersangka sebelumnya," sambungnya.

Dugaan korupsi terjadi pada pengadaan alat kedokteran, kesehatan dan KB yang anggaranya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013.

Dalam proses pengadaan, diduga terjadi sejumlah pelanggaran, dan manipulasi anggaran. Penyidik berkesimpulan telah terjadi tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan wewenang yang berpotensi terhadap kerugian keuangan dan perekonomian negara.

"Modus dugaan korupsi dilakukan dengan cara mengangkat harga satuan barang dari alat kesehatan, membuat dokumen fiktif dan mengatur proses lelang," ujarnya.

Kasusnya berawal dari laporan masuk dari masyarakat pada Maret 2016. Kala itu, RSUD Rasidin Padang mendapatkan alokasi dana tugas pembantuan dekosentrasi APBN-TP 2013 sebesar Rp10 miliar pada Februari 2013.

Kemudian, Kementerian Kesehatan RI melalui Ditjen Bina Upaya kesehatan (BUK) mengundang Satker RSUD dr RASIDIN Padang untuk melakukan penelaahan Rencana Kegiatan Anggaran Kementerian dan ... Baca halaman selanjutnya