116 Calon Kafilah Sumbar di TC, 58 Orang Terbaik akan Bertanding di MTQ Nasional 2020 

Peserta rapat membahas pemberian izin kepada peserta TC
Peserta rapat membahas pemberian izin kepada peserta TC (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Biro Bina Mental melakukan Training Center (TC) kepala 116 calon kafilah yang akan bertanding pada MTQ Nasional ke XVIII di Sumbar.

Kepala Biro Bina Mental Syaifullah mengatakan, untuk jumlah peserta TC sebanyak 116 orang, akan diseleksi sehingga tertinggal 58 orang.

baca juga: Indonesia Mengaji, Masuk 8 Besar akan Dikirim ke Lomba MTQ Internasional

Hal itu disampaikan rapat untuk pelatihan bagi calon kafilah Sumbar untuk MTQ Nasional 2020 bersama Kanwil Kemenag Sumbar dan Kabupaten Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. Rapat membahas pemberian izin kepada siswa yang mengikuti TC dari pihak sekolah.

"TC ini akan dimulai 19 September dan berakhir pada Desember tahun ini, dengan lokasi di Bukittinggi," ujarnya, Senin,16 September 2019.

baca juga: Dituding Diskriminasi Qari Daerah, LPTQ Sumbar: Jangan Telan Informasi itu Mentah-mentah

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sebagai pemimpin rapat mengatakan, secara prinsip peserta rapat menyetujui memberikan izin kepada seluruh siswa yang mengikuti TC.

Untuk memperlancar rencana tersebut, nantinya akan disiapkan surat izin dari Gubernur yang ditujukan kepada kepala Dinas Pendidikan Provinsi yang kemudian diteruskan kepada SMA/ SMK.

baca juga: Qari Indonesia Juara MTQ Internasional di Turki

Kemudian juga akan disiapkan surat izin dari Gubernur kepada Ka.Kanwil Kemenag Sumbar yang nantinya akan disampaikan kepada sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan Kementeriaan Agama, dan terakhir Surat izin dari Gubernur kepada Bupati Walikota yang akan disampaikan pada Dinas pendidikan nya masing-masing.

"Tahun ini akan diadakan pelatihan sebanyak 36 kali," katanya.

baca juga:

Agar tidak mengganggu aktivitas sekolah atau perkuliahan dari, Wagub mengharapkan guru atau kepala sekolah dapat mengatur waktu yang tepat.

"Kita tidak menginginkan, karena latihan ini akan membuat anak-anak kita tidak lulus disekolah," sebutnya.

Sementara, untuk peserta yang berada diluar Sumbar namun masih tercatat sebagai warga sumbar, Wagub mengatakan akan tetap disurati agar mendapat izin.

"Kalau ada juga yang orang Sumbar di luar sumbar ingin membantu kafilah sumbar, itu harus resmi menjadi warga sumbar dulu, karena kita tidak ingin ada permasalahan nantinya, apalagi pendaftaran sekarang melalui E-MTQ"

Untuk diketahui, MTQ Nasional ke XVIII di Sumbar, direncanakan akan dilaksanakan pada Juli 2020, dengan lokasi pembukaan di Stadiun Utama, Sikabu, Padang Pariaman. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir