Dugaan Bunuh Diri di Tanah Datar Dengan Tusukan Senjata Tajam di Dada, Keluarga Tolak Otopsi

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban, dan mereka telah ikhlas menerima kepergian korban dengan membuat surat pernyataan"
Ilustrasi (Net)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Pihak keluarga menolak aparat kepolisian untuk melakukan otopsi terhadap jasad YH (38 tahun), korban dugaan bunuh diri di Tanah Datar, pada Senin 16 September 2019 sekira pukul 13.30 WIB.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban, dan mereka telah ikhlas menerima kepergian korban dengan membuat surat pernyataan," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto di Batusangkar, Selasa 17 September 2019.

Ia menyebut untuk sementara waktu Penyidik Kepolisian menyimpulkan bahwa kejadian itu murni bunuh diri berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan dikuatkan oleh keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan. Untuk itu, saat ini polisi belum melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Pariangan Iptu Jennedi menjelaskan peristiwa bunuh diri terjadi berawal dari pertengkaran korban dengan istrinya, M (35 tahun) seputar rumahtangga korban.

Disebutkannya, korban melakukan bunuh diri dengan cara menusuk dadanya sendiri sebelah kiri sendiri dengan mengunakan sebilah pisau sebanyak dua kali di tengah rumahnya. Akibat banyak mengeluarkan darah Korban YH meninggal dunia di tempat.

Dua orang saksi yang dimintai keterangan polisi adalah L (41 tahun) dan R, keduanya merupakan tetangga korban. (irfan taufik)