Kabut Asap Terus Menebal, Penjualan Masker Meningkat di Pariaman

"putaran masker cepat sebab begitu laku. Untuk pembeli masker dari berbagai kalangan. Selain individu ada juga dari instansi pemerintah dan berbagai komunitas"
Ilustrasi (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Bencana kabut asap yang melanda Kota Pariaman membuat penjualan masker di beberapa apotek laris manis. Betapa tidak, kebutuhan masyarakat menggunakan masker meningkat seiring ancaman dampak buruk dari kabut asap kian menyesak.

Salah satu karyawan apotek di Desa Kampung Baru, Kota Pariaman, bernama Ayu menuturkan perihal demikian. Disebutkannya, satu minggu belakangan hingga hari ini banyak pembeli masker berdatangan.

"Iya, sampai hari ini banyak yang beli masker, bahkan dalam kapasitas besar, sangat jauh beda dari hari-hari biasanya," kata Ayu, Rabu 18 September 2019.

Sementara itu, Ayu sebutkan juga, dalam satu minggu, stok masker yang tersedia di apoteknya sekarang sangat menipis.

"Kami sudah pesan lagi kemarin, lantaran stok yang ada sudah menipis. 80 kotak masker sudah dibeli baik dari instansi maupun perorangan, " sebut Ayu.

Tidak hanya Ayu, perihal senada juga dikatakan Yola, karyawan apotek yang berada di kawasan stasiun kereta api Kota Pariaman. Yola merinci terkait beberapa masker yang terjual di apoteknya.

"Satu kardus laku dalam sehari. Satu kardus itu berisi 40 kotak, 40 kotak itu berisikan 50 helai masker," ungkap Yola.

Sementara itu, ulas Yola, untuk harga masker dia menjual per kotak seharga 35 ribu rupiah. "Paling murah satu kotak 35 ribu rupiah, namun ada yang seharga 40 sampai 45 satu kotak, tergantung kualitas, " jelas Yola.

Dia mengaku memperoleh untung besar dari penjualan masker, namun enggan untuk menyebut nilai untung tersebut.

"Ya untung lah daripada hari-hari sebelumnya, putaran masker cepat sebab begitu laku. Untuk pembeli masker dari berbagai kalangan. Selain individu ada juga dari instansi pemerintah dan berbagai komunitas," ungkap Yola.

Lebih lanjut dikatakannya, masker yang dibeli sebagian besar akan disumbangkan atau dibagikan secara gratis oleh pembeli.

Terkait itu, Yola juga menyebutkan, untuk ... Baca halaman selanjutnya