Tidak Puas Karena Tak Bertemu Gubernur Sumbar, Mahasiswa Lanjutkan Demo Senin Depan

"Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat (Sumbar) akan melanjutkan demonstrasi senin depan (23/9)"
Aksi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumbar di kantor gubernur (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Sempat menduduki kantor gubernur pada aksi hari kedua, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatra Barat (Sumbar) akan melanjutkan demonstrasi senin depan (23/9).

Perwakilan mahasiswa Indra Kurniawan menegaskan, aksi lanjutan hari ini sebagai lanjutan dan menagih janji Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit untuk mempertemukan mahasiswa dengan gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

"Kami ingin bertemu gubernur, bukan perwakilannya. Kemarin waktu demo, Selasa (17/9) lalu kita dijanjikan Wagub akan bertemu gubernur. Karena kami ingin menyampaikan langsung aspirasi kami," ujarnya, Rabu (18/9).

Disampaikannya, mahasiswa ingin gubernur sebagai pemagangan dan pengambil kebijakan menemui mereka dan serta mengambil langkah untuk mengatasi persoalan kabut asap sesuai tuntutan mahasiswa.

"Senin kami lanjutkan, sampai bertemu dengan gubernur. Sudah cukup banyak dan lama kami orasi disini tapi tidak pernah tampak pematang hidup gubernur," katanya.

Selain ingin bertemu dengan pemimpin tertinggi di Sumbar, demonstaran juga menuntut Gubernur memberikan peringatan keras kepada korporasi yang membakar hutan. Sebab, hutan tidak hanya memakan korban manusia saja namun juga tumbuhan dan hewan.

"Kita tidak ingin hutan di Sumbar sama dengan hutan di Riau dan Kalimantan yang saat ini terjadi karhutla," katanya.

Kemudian, sejak kejadian karhutla di Provinsi tetangga juga berdampak kepada udara di Sumbar, meskipun disebutkan masih aman. Tetapi sampai kini tidak melihat birunya langit Sumbar yang tertutupi asap.

Orasi mahasiswa di kantor gubernur juga melakukan pembalaran ban serta dorong mendorong dengan pihak kepolisian karena mahasiswa ingin menduduki kantor gubernur. Hingga pukul pukul 14.45 WIB mahasiswa melewati pintu samping berhasil menduduki kantor gubernur hingga ke lantai empat. Bahkan, di lantai dua di pajang ... Baca halaman selanjutnya