Tanpa Bantuan Pemerintah, Warga Pessel Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Perbaikan jembatan oleh warga
Perbaikan jembatan oleh warga (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri)

PESSEL , KLIKPOSITIF  --Tak kunjung diperbaiki pemerintah, warga Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat akhirnya berinisiatif turun tangan memperbaiki jembatan yang rusak di daerah setempat.

Gotong royong warga ini terlihat Rabu 18 September 2019 pagi. Tampak sejumlah warga sibuk mengotak-atik bagian jembatan yang rusak dengan peralatan seadanya. Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jembatan tersebut sudah kerap makan korban.

baca juga: Kontak dengan Pasien Positif, 43 Warga Pessel Jalani Karantina COVID-19

"Kami berupaya bagaimana jembatan ini bisa dilalui dengan layak, dan tidak ada korban lagi yang terjatuh," ungkap Midun (32) seorang pemuda setempat kepada KLIKPOSITIF .

Ia mengatakan, kondisi jembatan yang diperbaiki tersebut, saat ini memang dalam kondisi rusak berat. Sebab, bagian sisi lantainya, sudah ada yang lepas dan sulit untuk dilalui.

baca juga: Pemkab Pessel Buka Seluruh Objek Wisata Untuk Umum

"Akibat kondisi lantai ini, sudah ada beberapa orang korban yang jatuh. Jadi mengingat kondisi itu, kami terpaksa berinisiatif sendiri," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung setempat, Andi Zulma menjelaskan, jembatan tersebut rentan rusak akibat sering dilalui kendaraan bertonase berat.

baca juga: 30 Warga Batangkapas Pessel Jalani Karantina COVID-19

"Kalau bisa struktur konstruksi diganti yang lebih kuat. Karena, kalau tidak, tetap saja seperti ini, walaupun sudah berkali-kali perbaiki," jelasnya.

Menurut, Andi Zulma, untuk perbaikan dari warga, ini sudah yang ke enam kali diperbaiki. Tapi, tetap saja dengan kondisi sama, tidak bertahan satu bulan kembali rusak.

baca juga: Kisah Perantau Minang Tak Bisa Pulang dari Malaysia

"Kalau untuk swadaya ini sudah yang ke enam kali kami perbaiki. Tapi, masih juga seperti itu juga (cepat rusak)," terangnya.

Mengingat kondisi tersebut, Andi Zulma berharap, Pemda bisa memperhatikan kondisi jembatan, sebab, jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilewati warga. Tidak hanya sekedar akses harian, tetapi juga sudah menjadi arus lalulintas hasil bumi di daerah setempat.

"Kalau bisa di tengahnya itu, dibangunkan pondasi penyangganya agar bisa lebih kokoh. Sebab, tanpa itu tidak akan bertahan lama. Jadi percuma jika ada perbaikan lagi, tanpa ada kajian serius," tutupnya.

Pantauan KLIKPOSITIF , upaya perbaikan yang dilakukan warga ini, tidak hanya menyita tenaga dan pikiran saja. Tetapi, seharian penuh dari sejak pagi sampai sore, waktunya juga terhalang untuk mencari nafkah.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjanjikan perbaikan jembatan itu pada tahun 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Era Sukma Munaf mengungkapkan, perbaikan jembatan tersebut akan dilakukan dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) senilai Rp1 miliar, dengan
rencana strukturnya akan diganti dan tetap dengan konstruksi yang sama.

[Kiki Julnasri]

Penulis: Iwan R