Bawaslu Solok Anggarkan Rp8,7 Miliar Untuk Pilkada 2020

"Anggaran sebesar itu merupakan hasil pembahasan di tingkat internal Bawaslu"
Ilustrasi (Net)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Menyonsong Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solok mengajukan anggaran sebesar Rp8,7 miliar.

Ketua Bawaslu Kota Solok, Triati mengatakan, anggaran sebesar itu merupakan hasil pembahasan di tingkat internal Bawaslu terkait kebutuhan anggaran untuk proses Pilkada 2020.

"Secara resmi sudah kita ajukan kepada pihak Pemerintah Kota Solok sejak bulan Juni 2019 lalu, nilai Rp8,7 miliar," ungkap Triati didampingi komisioner lainnya saat menjawab Klikpositif, Rabu 18 September 2019.

Menurutnya, kebutuhan anggaran tersebut akan terserap untuk honorarium panitia ad hoc, mulai dari tingkat kecamatan hingga TPS, bimbingan teknis (Bimtek) bagi pengawas, sosialisasi kepada berbagai elemen dan fasilitasi TPP serta lainnya.

Pihaknya berharap, anggaran yang diajukan bakal terealisasi sesuai dengan pengajuan yang disampaikan, sehingga nantinya Bawaslu tidak terkendala dalam menjalankan seluruh tahapan pengawasan untuk semua tahapan Pilkada.

"Kita belum mendapat kepastian, berapa anggaran yang bakal difasilitasi atau diisetujui oleh pemerintah daerah, tapi kita sudah ajukan anggaran yang memang rasional dengan kebutuhan nanti untuk seluruh tahapan," sebut Triati.

Pihak Bawaslu mengaku belum pernah dipanggil soal pengajuan anggaran yang disampaikan, apalagi soal kepastian anggaran yang disetujui, padahal dari jadwal yang ada, tahapan Pilkada sudah akan dimulai Oktober 2019.

"Kami sudah surati pihak pemerintah Kota Solok, namun belum ada tindak lanjut, kita masih menunggu," tutup Triati.

[Syafriadi]