Pemko Payakumbuh Berupaya Menciptakan Pemandu Wisata Handal

"Pemandu wisata harus dapat menjual atau mengkomersilkan daerahnya ke luar"
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz saat membuka kegiatan pelatihan pemandu wisata caving. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah tersebut. Terbaru, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) memberikan pelatihan terhadap 30 orang calon pemandu wisata caving di daerah tersebut di salah satu hotel di daerah tersebut, Rabu (18/9).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk menciptakan pemandu wisata caving yang nantinya akan memberikan efek positif terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Ke depannya Kota Payakumbuh harus jadi destinasi wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam hal ini harus kita mulai secara bersama mewujudkannya dari sekarang, sehingga nanti kita dapat mewujudkan trademark untuk kota Payakumbuh menjadi Base of Minangkabau," jelas Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz ketika membuka kegiatan tersebut.

Erwin Yunaz yang dikenal sebagai salah seorang pengusaha muda yang cukup sukses dalam bidang pemasaran tersebut mengatakan, untuk menjadi seorang pemandu wisata yang unggul, memiliki pengetahuan lebih adalah syarat mutlak yang mesti dipenuhi.

"Pemandu wisata harus dapat menjual atau mengkomersilkan daerahnya ke luar," terangnya.

"Dan juru pandu harus memiliki komunikasi yang baik sehingga dapat membuat suasana perjalanan menjadi lebih asik yang membuat para wisatawan terus tertarik untuk berkunjung," tambahnya.

Wawako juga berharap nantinya untuk tujuan wisata di kota Payakumbuh dapat memiliki buku panduan dalam berwisata. Di dalam buku tersebut nantinya dijelaskan apa saja potensi dan hal menarik seputar objek wisata yang dimiliki Kota Randang itu.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta bisa serius dan tekun mengikuti pelatihan tersebut, sehingga ada hasil yang nanti bisa dibawa pulang ketika pelatihan usai. (*)