Dinas Pariwisata Pariaman Beri Pendidikan Kepariwisataan Bagi Kelompok Sadar Wisata

"untuk meningkatkan SDM Pokdarwis tersebut, maka kami utus untuk mengikuti pelatihan"
Kadis Pariwisata Alfian Berfoto bersama anggota Pokdarwis dan Pengelola Desa Wisata Kubu Gadang di Padang Panjang, Selasa (17/9). (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Sumber Daya Manusia (SDM) dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Pariaman, ditingkatkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Tak hanya itu, anggota Pokdarwis juga diberi pengetahuan mengenai Manajemen pengelolaan Destinasi Wisata Kota.

Perihal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Alfian mengatakan, pihaknya mengirim anggota Pokdarwis dari Enam desa/kelurahan yang ada di Kota Pariaman ke Desa Wisata Kubu Gadang, Kota Padang Panjang.

"Iya, untuk meningkatkan SDM Pokdarwis tersebut, maka kami utus untuk mengikuti pelatihan. Pokdarwis atau Pelaku wisata yang diutus tersebut berjumlah 60 orang, mereka telah dilatih dan dikenalkan dengan pemahaman konsep sadar wisata dan sapta pesona sebagai unsur penting dalam pengembangan kepariwisataan di Kota Pariaman nantinya," jelas Alfian, Kamis 19 September 2019.

Lebih lanjut, Alfian mengungkapkan, tujuan dari kegiatan itu untuk mendorong meningkatkan kualitas dari SDM penyedia jasa layanan wisata di Kota Pariaman, terutama peningkatan konsep kemaritiman sebagaimana yang telah dicanangkan di Kota Pariaman sebagai desa maritim beberapa waktu lalu oleh Kementerian Kelautan RI.

"Sehingga hal ini mampu mendorong peran serta masyarakat dalam pengembangan kepariwisataan dan mengambil manfaat dari kegiatan kepariwisataan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Alfian.

Dia juga mengatakan, dengan hasil akhir dari kegiatan selama tiga hari di Desa Kubu Gadang bersama penggiat dan pemandu Desa Kubu Gadang yang telah mampu sebagai desa wisata terbaik secara nasional ini, para peserta makin mampu meningkatkan Pokdarwis secara sadar akan potensi wisata yang dikelolanya.

"Dan pengelola wisata mampu mengembangkan daya tarik wisata untuk dikemas menjadi paket wisata," imbuh Alfian.(Rehasa)