Sebut LBH Sumbar Tidak Tahu Apa-apa, Hendrajoni: Kalau Salah, Saya Lapor Balik

"Tidak urusan dengan dia, DPRD aja tidak ada komplen. Kenapa dia yang ikut ribut"
Bupati Pessel Hendrajoni (Kiki Julnasri/Klikpositif)

 

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menilai, Lembaga Badan Hukum (LBH) Sumatera Barat tidak mengerti apa-apa terkait penghentian pembangunan RSUD. M.Zein Painan yang terbangkalai saat ini.

Ia menyarankan, LBH Sumbar mesti mempelajari dulu terkait persoalan yang terjadi dalam penghentian pembangunan rumah sakit tersebut sebelum melanjuti gugatan. Karena, jika salah-salah laporan, LBH Sumbar bisa dilaporkan balik.

"Gak usah ditanggapi, biari aja. Dia gak ngerti tu. Besok kalau salah, salah laporan, saya laporkan balik dia," terang Hendrajoni saat dihubungi melalui jaringan Handphone di Painan, Kamis 19 September 2019.

Ia mengatakan, LBH Sumbar tidak perlu ikut campur terhadap persoalan pembangunan rumah sakit tersebut. Sebab, sejauh ini adem-adem saja dan DPRD Pessel pun tidak pernah komplen dengan kebijakannya.

"Tidak urusan dengan dia, DPRD aja tidak ada komplen. Kenapa dia yang ikut ribut," sambungnya.

Ia menjelaskan, adanya penghentian rumah sakit tersebut, karena dinilai telah banyak terjadi masalah. Mulai, dari ekspektasi bangunan, hingga penyimpangan-penyimpangan yang ditemukannya.

"Tidak mungkin saya lanjuti belum ada hasil hukum jelas. Bisa masuk penjara saya nanti (kalau terus dilanjutkan)," terangnya.

Terkait kelanjutan pembangunan rumah sakit, ia akan tetap bertahan pada komitmennya. Dan tidak akan melanjutkan sebelum ada hasil audit BPKP Sumbar.

"Tunggu saja hasil audit BPKP. Kalau hasil BPKP lanjuti, ya saya lanjutin. Tidak ada urusan dengan dia (LBH Sumbar," tutupnya.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sumatera Barat berencana akan menggugat Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni ke Pengadilan terkait polemik penghentian pembangunan gedung baru RSUD M. Zein Painan yang terbangkalai sampai saat ini.

Hal disampaikan Direktur Eksikutif LBH Sumetera Barat, Zentoni dalam siaran persnya nomor 02/ZN/LBH-SB/IX/2019 yang diterima KLIKPOSIF, ... Baca halaman selanjutnya