Pemko Padang Bakal Kembali Masukkan Pelajaran BAM di SD dan SMP

"Pelajaran BAM dinilai sangat berguna untuk pengimplementasian Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) oleh masyarakat Kota Padang."
ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Pemerintah Kota Padang akan kembali menghadirkan pelajaran muatan lokal Budaya Alam Minangkabau di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala bagian Kesra Kota Padang, Jamilus saat ditemui Klikpositif.com beberapa waktu lalu. Ia menganggap pelajaran tersebut sangat berguna untuk pengimplementasian Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) oleh masyarakat Kota Padang.

"Kami memang menilai pelajaran BAM ini sangat efektif untuk pengimplementasian ABS-SBK di generasi penerus kita. Tapi tentunya untuk memasukannya kembali ke muatan lokal, ada pertimbangan sendiri dari Dinas Pendidikan," katanya.

Ia mengatakan untuk saat ini pihaknya mengakali dengan menyisipkan pembelajaran terkait ABS-SBK ini saat pelaksanaan Pesantren Ramadan yang sudah dimulai tahun ini. "Sehingga dengan pelaksanaan ini, siswa kita SD dan SMP sedikit banyaknya mengetahui terkait adat istiadat," lanjutnya.

Selain itu, di setiap kelurahan nantinya akan dibangun 'Sumbang Duo Baleh', yakni terkait segala sesuatu yang salah dan melangar ketentuan adat, terutama norma kesopanan pada perempuan.

"Setiap perempuan itu nanti akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anak mereka. Sehingga adab dan nilai sopan santun perempuan haruslah terjaga. Dengan pembentukan itu, diharapkan apa yang ingin kita capai dapat tercapai," sambungnya.

Menurutnya, saat ini Bagian Kesra Kota Padang tengah melakukan penilaian lomba pengimplementasia ABS-SBK Tingkat Kecamatan.

Penilaian ABS-SBK, telah memasuki tahun ketiga dan pihaknya sudah mengevaluasi kekurangan-kekurangan saat pelaksanaan, salah satunya tim penilai. Pada tahun ini pihaknya melibatkan LKAAM Sumbar, Bundo Kanduang Sumbar, UIN dan Unand.

Menurutnya, sebelum pelaksanaan penilaian ABS-SBK ini pihaknya telah melaksanakan sosialisasi kepada setiap kecamatan. Saat ini bisa dikatakan setiap kelurahan sudah ... Baca halaman selanjutnya