Terkait Kabut Asap, Ini Imbauan Dinas Pendidikan Pasbar

Pemberian masker kepada anak-anak
Pemberian masker kepada anak-anak (Istimewa)

PASAMAN BARAT , KLIKPOSITIF -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ), telah mengeluarkan imbauan terkait ancaman kabut asap terhadap siswa siswi di Sekolah.

"Meski imbauan itu belum dilakukan secara tertulis dan di edarkan ke sekolah-sekolah, namun telah saya sampaikan melalui group whatsapp," kata Kadisdikbud Pasbar , Marimus kepada KLIKPOSITIF , Jumat (20/9) di ruang kerjanya.

baca juga: Judi Sabung Ayam, Dua Orang di Pasaman Barat Ditangkap

Ia mengaku, hal itu penting dilakukannya karena melihat kondisi udara di Pasbar mulai terasa sudah tidak sehat. Ini salah satu upaya untuk antisipasi dan penanggulangan terhadap dampak kabut asap kiriman agar tidak ada jatuhnya korban terhadap pelajar.

"Saya tidak ingin ada jatuhnya korban terlebih dahulu baru diambil tindakan, secara kasat mata pun sudah terlihat berkabut, kerongkongan pun terasa kering dan mata pun mulai terasa perih," ujarnya.

baca juga: Rumah Janda Miskin Rusak Parah Tertimpa Pohon Sawit di Pasbar

Untuk itu Ia mengimbau kepada seluruh kepala sekolah baik dari tingkat PAUD sampai ketingkat Sekokah Menengah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasbar agar mengurangi proses aktivitas belajar mengajar di luar ruangan.

"Jika memungkinkan kepada siswa diharapkan dan melaksanakan memakai penutup mulut (masker)," harapnya.

baca juga: Anggota DPRD Pasaman Martias Bagikan Paket Sembako dan Ribuan Masker

Sedangkan untuk korban dari para pelajar, kata dia hingga saat ini belum ada laporan kepada pihaknya tentang adanya korban dari dampak asap kiriman itu.

"Belum ada korban dan harapan kita ke depan, jangan ada hendaknya sampai ada korban terdampak, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa," terang Marimus.

baca juga: Relawan Satgas COVID-19 Asal Pasbar Positif Corona

Diterangkan Marimus, pantauan pihaknya sementara dilapangan terhadap kabut asap yang terjadi, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penelitian atau informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

"Kita belum bisa menentukan libur terhadap pelajar karena kondisi udara saat ini boleh dikatakan masih belum begitu berbahaya dengan daerah lain. Namun satu atau dua hari kedepan akan kita lihat kondisi yang terjadi," terangnya.

[Irfan Pasaribu]

Penulis: Iwan R