Tol Padang-Pekanbaru, Persiapan Pembangunan Trowongan di Payakumbuh

"Pembangunan tol tetap jalan dan saat ini telah dimulai persiapan pembangunan terowongan di wilayah Payakumbuh sepanjang 8,9 kilometer (km)"
Ilustrasi/KLIKPOSITIF (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah tetap optimis pembangunan Tol Padang-Pekanbaru berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun ada kendala pembebasan lahan dibeberapa titik lahan yang dilewati proyek strategis nasional itu.

"Kami tetap optimis proyek ini tepat berjalan, walaupun ada beberapa penolakan itu merupakan dinamika ditengah masyarakat," ungkap Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Sabtu, 21 September 2019.

Dijelaskannya, sebagai bentuk optimistis pemerintah, saat ini telah dimulai persiapan pembangunan terowongan di wilayah Payakumbuh sepanjang 8,9 kilometer (km) .

"Kemarin sudah dilaksanakan rapat rencana pembangunan terowongan oleh investor Jepang," ungkapnya.

Dalam perencanaan awal, tahap I ruas Padang-Sicincin sepanjang 28 km ditargetkan 2018-2019. Kemudian tahap II Sicincin-Payakumbuh ditargetkan selesai 2023 dan tahap III menghubungkan Payakumbuh-Bangkinang selesai 2025.

Terkait ganti rugi lahan, Nasrul Abit menyampaikan terus dilakukan dan sedang berproses. Pihaknya terus berupaya meyakinkan masyarakat agar proyek yang pengerjaan awal diresmikan Presiden tetap berjalan.

"Mari sama-sama kita mengamankan proyek strategis nasional ini. Saya berharap kepada masyarakat ikut mendukung," pintanya.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak Padang Industri Park (PIP) tidak terima dengan nilai ganti rugi lahan Rp50 ribu. Merk meminta nilai jual objek pajak (NJOP) dengan nilai Rp335 ribu permeter.

Walaupun menolak, PIP tidak menghalangi pengerjaan tetap dilanjutkan pada lahan mereka seluas lebih kurang 4 hektare. Saat ini pihak PIP sedang berjuang agar harga ganti rugi bisa lebih seimbang. (*)