Ini Respon Kapolda Sumbar Terkait Aktifitas Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar di Solok Selatan

"Nanti kita akan lakukan pendataan dan pemetaan, kita akan Carikan Solusi Terbaik untuk Masyarakat Solok Selatan"
Kapolda Sumbar berkunjung ke Solok Selatan Kumpulkan Aspirasi Tokoh masyarakat dan Adat. (KLIKPOSITIF/ Kaka)

SOLOK SELATAN, KLIKPOSITIF -- Kapolda Sumbar Irjenpol Fakhrizal merespon maraknya aktifitas tambang ilegal dan pembalakan liar (Ilegal loging) di Solok Selatan.

"Nanti kita akan lakukan pendataan dan pemetaan, kita akan Carikan Solusi Terbaik untuk Masyarakat Solok Selatan", Tegasnya di Padang Aro, Satu (21/9)

Ia mengungkapkan, pihaknya sengaja rapel kunjungan selama tiga hari ke bumi sarantau sasurambi itu untuk mengumpulkan informasi berbagai persoalan didaerah itu.

"Saya sengaja berkunjung ke Solok Selatan untuk bersilaturahmi menampung apa permasalahan yang terjadi, baik internal maupun masyarakat eksternal", Katanya.

Terpisah Ketua LKAAM Solok Selatan Noviar DT Rajo Endah, mengharapkan kapolda bisa menertibkan sesuai aturan yang berlaku demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat didaerah itu.

"Secara administrasi Solok Selatan memang sudah lepas dari status daerah tertinggal namun masyarakatnya belum," jelasnya.

"Untuk itu kita berharap beliau menertibkan kegiatan Ilegal didaerah ini agar kehidupan masyarakat bisa meningkat dan tidak tertinggal lagi", Harapnya.

Wali Nagari Lubuk Gadang mengungkapkan Sumber daya alam Solok Selatan melimpah tetapi belum memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

"Kita berharap Kapolda bisa memberikan perhatian lebih terhadap Solok Selatan sehingga pengelolaan SDAnya sesuai aturan yang berlaku dan memberikan manfaat bagi masyarakatnya". Pungkasnya.

Sebelumnya Pemkab Solok Selatan menyurati Gubernur Sumatera Barat cq. Dinas ESDM Provinsi agar menertibkan aktivitas tambang di Sungai Anduriang Jorong Sapan Salak pinti kayu Nagari Pakan Rabaa Timur.

Ini menyusul adanya dugaan aktivitas tambang oleh perusahaan yang belum lengkap perizinannya.(Kaka)