Polres Tanah Datar Selidiki Kasus Bayi Meninggal Usai Dilahirkan Tanpa Bantuan Tenaga Medis

"otopsi perlu dilakukan mengingat proses kelahiran bayi tersebut dilakukan ibunya sendiri tanpa dibantu bidan atau dokter."
Penemuan mayat bayi di Andaleh Baruh Bukit Tanah Datar. (Ist)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Jajaran Satreskrim Polres Tanah Datar masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang bayi yang baru dilahirkan ibunya, dengan melakukan otopsi terhadap tubuh bayi tersebut.

"Hasil otopsi nanti baru bisa kita simpulkan apakah penyebab bayi tersebut meninggal, sebab hal ini sekarang menjadi tanda tanya," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto di Pagaruyung, Sabtu 21 September 2019.

Ia menyebut otopsi perlu dilakukan mengingat proses kelahiran bayi tersebut dilakukan ibunya sendiri tanpa dibantu bidan atau dokter.

Purwanto, menjelaskan terkuaknya peristiwa yang cukup menghebohkan warga Jorong Baruah Bukit, Nagari Andaleh Baruah Bukit, Kecamatan Sungayang berawal dari laporan masyarakat yang curiga atas prilaku RD (37 tahun), di rumahnya.

Polisi lalu mendatangi rumah RD, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan RD, dan membongkar kuburan bayi berjenis kelamin laki-laki yang terbungkus kain putih mukena untuk shalat.

Menurut keterangan RD, Ia melahirkan anaknya pada Selasa, 17 September 2019 sekitar pukul 05.30 WIB di rumahnya sendiri tanpa bantuan siapapun. Saat dilahirkan anaknya tidak menangis dan ia menyangka anaknya telah meninggal dunia.

Maka, kemudian sekira pukul 13.00 WIB, RD menguburkan bayi terserbut disamping rumahnya tanpa diketahui oleh orang lain.

Purwanto mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini dengan meminta keterangan saksi lainnya dan menunggu hasil otopsi di RS Bhayangkara Polda Sumbar di Padang. (irfan taufik)