Tidar Sebut Kasus Wabup Pessel Upaya Pembunuhan Karakter dari Lawan Politiknya

Tidar Pessel
Tidar Pessel (Istimewa )

PESSEL, KLIKPOSITIF - Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menduga, kasus yang menyeret Wakil Bupati Rusma Yul Anwar terkait kasus kerusakan manggrove di kawasan wisata Mandeh sarat dengan muatan politik.

Hal ini ditegaskan, Ketua Tidar Pesisir Selatan, Alber. Menurutnya, hal itu tidak hanya pendapatnya pribadi. Tetapi, sudah banyak pendapat menduga sama. Karena tampak kasus tersebut terkesan dipaksakan.

baca juga: Pastikan Penanangan COVID-19 di Perbatasan, Wabup Pessel Kunjungi Posko Siaga Batas Pessel-Kerinci

"Saya menduga kuat ada permainan dibelakang kasus ini, namun saat ini kita berusaha memecahkan dan mencari siapa-siapa orang yang berupaya menjatuhkan nama baik Wabub Rusma Yul Anwar," ungkap Alber pada KLIKPOSITIF sekaitan dengan kondisi yang dialami wabup Pessel saat ini, Sabtu 20 September 2019 di Kantor Gerindra Pessel.

Ia melihat, kasus yang terkesan dipaksakan oleh sekelompok orang saat ini, bertujuan untuk merusak kepamongan Wabup Pessel . Sebab, katanya, sebagai pejabat publik, Rusma Yul Anwar sangat diunggulkan untuk Pilkada 2020.

baca juga: Dinilai Tak Berdasarkan Dakwaan, Wabup Pessel Ajukan Banding Atas Putusan Hakim

"Kami menduga saat ini Wakil Bupati Pesisir Selatan tengah menghadapi skema pembunuhan karakter. Sebab, Wabub Rusma Yul Anwar merupakan salah satu kandidat diunggulkan untuk Pilkada Pesisir Selatan tahun 2020 nanti,"terannya.

Ia menjelaskan, melihat dari kasus yang dialami kader Gerindra saat ini, pihak sebagai salah satu organisasi sayap partai Gerindra. Tidak tinggal diam terhadap persoalan yang terjadi, dan pihaknya berupaya mencari titik keruh tersebut.

baca juga: Ratusan Warga Pessel Padati Ruang Sidang Kasus Mangrove

“Sebagai sayap Gerindra, kami akan turun untuk melakukan investigasi jika ada unsur politis terkait kasus ini. Sebab, Rusma Yul Anwar adalah Ketua sekaligus kader terbaik Gerindra untuk wilayah Pessel," tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Meski, ia bersama timnya tetap akan menyelidiki dan mencari tahu jika adanya muatan politis dan unsur permainan dibelakangnya.

baca juga: Sidang Wabup Pessel, Saksi Ahli: 85 Persen Mangrove di Lahan Terdakwa Berkondisi Baik

"Alangkah baiknya bila Bupati Pessel memberikan dukungan moril kepada Wakilnya, dukungan tersebut secara politis akan membuat masyarakat tidak pecah belah. Karena, Yul Anwar juga memiliki basis massa masyarakat pendukung yang banyak. Maka dari itu, kami berharap keharmonisan antara Bupati dengan Wakilnya dapat terjalin dan dilihat publik”," jelaanya.

Lebih lanjut, Alber menyampaikan agar yang terlibat dalam skema persoalan ini untuk dapat berpolitiklah dengan cerdas dan berintegritas. Sebab, jika memanfaatkan ini untuk menjatuhkan lawan, maka hal itu adalah politik penakut.

"Berpolitiklah secara cerdas dan dewasa. Dengan upaya upaya pembunuhan karakter terhadap Wabub Rusma Yul Anwar yang dilakukan segelintir orang selama ini, terkesan menunjukan rasa takut kalah bersaing oleh Wabup dalam pilkada Pessel mendatang," pungkasnya. [Kiki Julnasri]

Penulis: Joni Abdul Kasir