Asita Sumbar: Kabut Asap Belum Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

"Saat ini memang belum, tapi jika berlangsung lama pasti akan berpengaruh"
Kabut asap di Kelok Sembilan (Arif for KLIKPOSITIF )

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ( ASITA) Sumatera Barat (Sumbar) Ian Hanafiah mengatakan, kabut asap belum mempengaruhi kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Walaupun mendapatkan kabut asap kiriman, sejauh ini belum ada pembatalan kunjungan dari wisatawan baik dalam maupun luar negeri, penerbangan juga masih stabil. Itu indikasi belum berpengaruh kepada pariwisata kita," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Senin, 23 September 2019.

Ian berharap kabur asap cepat berlalu, sehingga tidak berpengaruh kepada kunjungan pariwisata. Kemudian Asita berharap pemerintah cepat mengatasi kabut asap yang terjadi saat ini.

"Saat ini memang belum, tapi jika berlangsung lama pasti akan berpengaruh," ulasnya.

Untuk diketahui, kondisi udara di Sumbar terus memburuk, bahkan catatan dari Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) Bukit Kototabang, Agam, tepatnya pukul 12.10 WIB kemarin (22/9) kualitas udara di Sumbar dinyatakan sempat menyentuh level berbahaya. Namun status tersebut tidak berlangsung lama, sebab satu jam kemudian statusnya turun. 

Dampak kabut asap juga membuat beberapa daerah meliburkan sekolah, catatan KLIKPOSITIF, ada sebanyak 8 kabupaten dan kota di Sumbar meliburkan sekolah. Mulai dari Kabupaten Solok, Tanah Datar, Solok Selatan, Agam, Kota Bukittinggi, Sawahlunto, Padang Panjang. Terbaru Limapuluh Kota dan sebelumnya Kabupaten Dharmasraya sudah lebih dahulu meliburkan sekolah. (*)