Dampak Kabut Asap, 700 Kasus ISPA Terjadi di Pariaman 

"Dinkes Kota Pariaman telah membagikan masker kepada masyarakat terhitung beberapa kali."
ilustrasi (net)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- 700 orang di Pariaman terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat dampak asap kebakaran hutan yang terjadi di beberapa kawasan Sumatera. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul menyebutkan, ratusan orang tersebut tercatat dalam kasus September 2019 ini.

"Ya, hingga sekarang tercatat 700 kasus ISPA di Kota Pariaman," kata Syahrul, Senin 23 September 2019.

Lebih lanjut diungkapnya, tren grafiknya meningkat. "sebanyak 10 persen ada peningkatan apabila dibanding pada Agustus 2019," kata dia. 

Dinkes Kota Pariaman telah membagikan masker kepada masyarakat terhitung beberapa kali. "Pembagian masker, selain langsung ke masyarakat, juga melalui kantor kecamatan. Untuk sekarang, sudah kami pantau kabut asap. Ini merupakan level berbahaya," ungkapnya.

Dia mengatakan, bagi masyarakat yang merasa kesehatannya menurun seperti batuk dan sesak nafas segera periksa ke tempat kesehatan terdekat. Perihal itu, menjadi jangkit bagi Pemerintahan Kota Pariaman.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan, untuk mencegah adanya korban lainnya, pihaknya telah melakukan segala cara, mulai dari imbauan bahkan meliburkan sekolah hingga tanggal 26 bulan ini. "Mulai hari ini, sekolah telah kami diliburkan hingga tanggal 26 mendatang, " kata Genius. 

Dia menyimpulkan kabut asap hari ini ada pada level berbahaya.  "Ini berbahaya bagi kita semua. Kami telah dan masih terus lakukan upaya mencegah dampak buruk kabut asap. Tak cukup dengan himbauan dan beri masker saja. Kita harus buat juga posko-posko khusus pengobatan dampak kabut asap ini, " ujar Genius.

Rehasa