Tertibkan PKL, Satpol PP Payakumbuh Sita Satu Unit Mobil Hijet

"Mobil tersebut terpaksa diderek beserta isinya karena kondisi mobil tidak punya aki dan harus didorong. Mobil milik Wirmen Yadis, 46 tahun, alamat Tarok Kecamatan Payakumbuh Utara"
Mobil hijet 1000 yang disita Satpol PP Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kota Payakumbuh kembali melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan A Yani, depan RSUD Adnaan WD.

Dalam penertiban tersebut, petugas penegak Perda menyita berbagai peralatan milik PKL, diantaranya satu unit mobil hijet 1000, kemudian dua tabung gas 3 kg, beberapa jenis minuman botol, beberapa jenis makanan ringan, termos, dan gelas milik pedagang. Semuanya dibawa ke kantor Satpol PP.

"Mobil tersebut terpaksa diderek beserta isinya karena kondisi mobil tidak punya aki dan harus didorong. Mobil milik Wirmen Yadis, 46 tahun, alamat Tarok Kecamatan Payakumbuh Utara," kata Devitra.

Proses penertiban sendiri sempat mendapat penolakan dari PKL yang bahkan sempat melempar sebuah gelas ke mobilnya sehingga kacanya bertebaran. Yang bersangkutan kemudian diamankan petugas.

"Direncanakan kasusnya kita lanjutkan ke pengadilan untuk tindak pidana ringan (Tipiring), dan yang bersangkutan sudah menanda tangani BAP di kantor Satpol PP dan Damkar setelah penertiban," Devitra.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang berdagang agar tidak menggunakan fasilitas umum ataupun badan jalan. Penegakan Perda akan terus dilakukan Satpol PP Kota Payakumbuh dengan menertibkan PKL, setelah sebelumnya diberikan tindakan teguran lisan dan peringatan tetulis.

"Penertiban yang kita lakukan secara manusiawi, dalam artian sudah melalui proses sosialisasi, teguran, dan peringatan terlebih dahulu. Kita sering mengingatkan trotoar itu hak pejalan kaki, untuk yang memakai badan jalan sering mengakibatkan terjadi kemacetan, mari sama-sama kita patuhi Perda yang sudah dibuat oleh DPRD bersama pemko," kata Devitra. (*)