53 Hektare Lahan Gambut di Pessel Terbakar

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Sekitar 53 hektare lahan gambut berstatus Hutan Produksi Konversi (HPK) di dua kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat dilaporkan terbakar.

Kepala Kesatuan Pengelola Hutan Produksi Unit IX Kabupaten Pesisir Selatan , Mardianto mengungkapkan, kebakaran lahan ini sudah terpantau sejak Selasa 17 September lalu dan hingga saat ini masih dilakukan penanganan.

baca juga: Pasien Sembuh COVID di Pessel Bertambah Dua Orang, Total Jadi 15 Orang

"Hari ini (Senin) kami kembali menerjunkan lima personel dan dilengkapi dengan mesin pemompa air untuk proses pemadaman," ungkap Mardianto kepada KLIKPOSITIF , Senin 23 September 2019.

Ia menjelaskan, kebakaran yang terjadi di Kecamatan Pancungsoal dan Kecamatan Silaut terpantau dari hasil interpretasi citra satelit.

baca juga: Hanyut di Bendungan Lesung Air, Seorang Remaja Pessel Ditemukan Meninggal

"Dan diperkirakan ada sekitar 53 hektare, dan saat ini titik api sudah mulai berkurang. Tetapi belum padam," terangnya.

Sebelumnya, Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat mencatat seluas 500 hektare lebih terjadi kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) di Pesisir Selatan .

baca juga: Lama di Rumah Akibat Pandemi, Guru di Pessel Kembali Bertugas ke Sekolah

KPHP Pesisir Selatan mencatat Karhutla diantaranya terjadi Agustus 2018 dengan luas 437,97 hektare, serta Juli dan Agustus 2019 seluas 13 hektare.

Dijelaskan Pesisir Selatan termasuk daerah yang paling rawan kebakaran di Sumbar. Sebab, laha yang sudah dikuasai masyarakat tercatat diangka 40 persen atau 59.928,94 hektare.

baca juga: 42 Hasil Tes Warga di Pessel Dinyatakan Negatif, 38 Orang Masih Menunggu

[Kiki Julnasri]

Penulis: Rezka Delpiera