Usung Haji Wen di Pilkada Sijunjung, DPD Nasdem Jajaki Koalisi Dengan PPP dan PKB

"Kondisi hari ini Sijunjung itu butuh pemimpin dari kalangan pengusaha bukan birokrasi, apalagi sama-sama kita lihat Haji Wen juga banyak berkiprah selama dia menjabat"
Ketua DPD Nasdem Sijunjung Hadiatullah Montella (tengah), Ketua DPD PPP Alpian Kasir (kiri) dan Ketua DPD PKB Nofriadi Zulka (kanan) Melakukan Salam Komando di Kantor DPD PPP Sijunjung (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sijunjung 2020 memang masih setahun lagi, namun sejumlah partai politik (Parpol) sudah mencoba menjajaki untuk membicarakan koalisi. Hal tersebut dilakukan oleh DPD Partai Nasdem, DPD PPP dan DPD PKB Sijunjung.

Ketua DPD Partai Nasdem Sijunjung Hadiatullah Montella mengatakan, pertemuan itu digagas oleh dirinya, untuk mengajak DPD PPP dan DPD PKB Sijunjung untuk menyamakan persepsi mengusung kader terbaiknya saat ini yakni Endre Syaiful atau lebih dikenal dengan Haji Wen.

Menurutnya, anggota DPR-RI periode 2014 - 2019 tersebut merupakan tokoh yang dibutuhkan masyarakat Sijunjung hari ini, apalagi sudah berpengalaman di pusat tentu juga punya banyak jaringan.

"Kondisi hari ini Sijunjung itu butuh pemimpin dari kalangan pengusaha bukan birokrasi, apalagi sama-sama kita lihat Haji Wen juga banyak berkiprah selama dia menjabat," katanya di Kantor DPD PPP Sijunjung, Selasa 24 September 2019.

Ia menambahkan, jika terjadi kesepakatan tiga partai ini, tentu perlu dibicarakan lebih lanjut siapa figur yang akan mendampingi Haji Wen. "Kita serahkan kepada kawan-kawan tentunya, kami dari Nasdem hanya bisa menawarkan, apakah dari kader PPP atau kader PKB," ujarnya.

"Yang perlu digarisbawahi siapa yang akan diusung itu mampu dan dikehendaki oleh rakyat Sijunjung," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PPP Sijunjung Alpian Kasir mengatakan, pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin berkoalisi termasuk Partai Nasdem. "Kita sambut baik, ini bagian dari ikhtiar politik untuk Sijunjung yang madani dan sejahtera. Soal untuk mendampingi atau tidak, kami nyatakan PPP Sijunjung tidak kekurangan kader untuk diusung, sebab selama Pilkada berlangsung kami selalu mengusung kader terbaik sendiri," kata Alpian.

"Jika koalisi ini benar-benar terealisasi, syarat untuk mengusung sudah tercapai, karena masing-masing memiliki 3 kursi di ... Baca halaman selanjutnya