Kabut Asap, Mahasiswa STIA Pariaman Bagikan Masker

"Ini merupakan aksi solidaritas dari BEM STIA Pariaman atas bencana kabut asap atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau dan Jambi yang menyelimuti Kota Pariaman," kata Ketua BEM STIA, Etrimulka"
Mahasiswa bagikan masker di Pariaman (ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi (STIA) Bina Nusantara Mandiri (BNM) Pariaman bagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di Simpang Bypas Jati Kota Pariaman, Rabu (25/9).

"Ini merupakan aksi solidaritas dari BEM STIA Pariaman atas bencana kabut asap atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau dan Jambi yang menyelimuti Kota Pariaman," kata Ketua BEM STIA, Etrimulka di Pariaman.

Ia menyampaikan, aksi ini berawal dari kepedulian dari mahasiswa, mengingat dampak kabut asap di Pariaman telah menyebabkan banyak masyarakat Kota Pariaman yang terjangkit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Maker ini kemi beli dari biaya partisipasi mahasiswa yang dikumpulkan oleh BEM, agar dampak asap ini tidak memakan korban lebih banyak khususnya di Kota Pariaman," katanya.

Aktivis Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) ini juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu banyak beraktivitas diluar rumah, jika memang harus beraktivitas diluar rumah agar menggunakan masker supaya tidak terdampak kesehatan.

"Hingga hari ini kabuta asap masih tebal di Kota Pariaman, untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak banyak beraktivitas diluar rumah," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan kepada masyarakat agar banyak minum air putih, kosumsi sayur dan buah untuk menghindari terkena ISPA bagi masyarakat.

"Semoga bencana kabut asap ini cepat berlalu, dan masyarakay bisa beraktivitas lagi seperti biasanya. Tidak hanya masyarakat, asap juga mulai berdampak pada sektor pertanian. Jika kabut asap ini tidak teratasi segera mungkin akan banyak masyarakat yang gagal panen," katanya.

Ia juga meminta kepada kepada pihak yang berwenang agar menindak tegas pelaku pembakar hutan, serta meminta kepada masyarakat Pariaman agar tidak melakukan aktivistas membakar sampah ataupun jerami yang bisa menambah asap di Pariaman.

"Kami mahasiswa mengutuk keras ... Baca halaman selanjutnya