Ratusan Siswa SMA/K Mulai Turun Kejalan, Gelar Demo di DPRD Payakumbuh

"Aparat keamanan dari kepolisian yang meminta siswa tersebut untuk kembali sekolah karena masih jam belajar serentak menjawab kalau mereka sudah boleh pulang. "
pelajar di Kota Payakumbuh yang terpantau berkerumun didepan kantor DPRD setempat, Kamis (26/9) (KLIKPOSITIF/ Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Ratusan siswa SMA/K di Kota Payakumbuh mendatangi kantor DPRD daerah tersebut untuk menyampaikan aspirasinya terkait penolakan RUU KUHP dan revisi UU KPK, Kamis (26/9).

Ratusan siswa yang merupakan gabungan beberapa sekolah itu tiba di depan gedung DPRD Kota Payakumbuh sekitar pukul 10.20 WIB.

Mereka datang menggunakan baju sekolah dan menyampaikan aspirasinya melalui tulisan di karton yang dibawa.

Pantauan KLILPOSITIF, diantara tulisan di karton tersebut berisikan, "cukup mantanku saja yang berkhianat DPR jangan. Selanjutnya, kami cinta negeri ini tapi benci sistem ini. Kampanye cari rakyat, bikin aturan tanpa rakyat. Jangan jajah kami di negeri sendiri". Masih banyak coretan di karton lain yang mengkritisi kinerja legislatif.

Salah seorang peserta demo yang mengaku dari SMKN 1 Payakumbuh mengaku datang ke kantor DPRD setelah mendapat izin dari sekolah.

"Tadi kami dapat izin dari sekolah tapi pesannya jangan membawa senjata tajam dan tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan," katanya.

Aparat keamanan dari kepolisian yang meminta siswa tersebut untuk kembali sekolah karena masih jam belajar serentak menjawab kalau mereka sudah boleh pulang. 

Anggota DPRD Kota Payakumbuh sendiri terlihat sudah menunggu peserta demo di depan gedung. Terlihat Ketua DDPRD sementara, Hamdi Agus bersama Waki Ketua Wulan Denura dan anggota lainnya.

Rencana demo di depan DPRD Kota Payakumbuh sendiri memang sudah direncanakan semenjak, Rabu (25/9).

Namun rencana awal yang ingin menyampaikan aspirasi adalah Aliansi Mahasiswa Payakumbuh. Namun sampai pukul 10.50 WIB rombongan mahasiswa belum terlihat. [Taufik Hidayat Kampai]