Tandatangani Empat Penyataan Sikap Mahasiswa, DPRD Payakumbuh Janji Suarakan Ke DPR

"Ketua DPRD sementara Kota Payakumbuh, Hamdi Agus yang menandatangani surat pernyataan sikap dan tuntutan mahasiswa itu mengaku akan langsung mengirimkannya ke pusat."
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (26/9) (KLIKPOSITIF/ Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF --  Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (26/9) menyampaikan empat poin utama yang menjadi tuntutannya.

Tuntutan pertama mereka adalah  memintak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kedua, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk membatalkan pembahasan RKUHP,  RUU Pertanahan, dan RUU lain yang tidak prorakyat. Ketiga, mengadili pelaku pembakar hutan termasuk korporasi yang mendalanginya. 

"Keempat, kami mendesak DPRD Kota Payakumbuh setuju dengan tuntutan kami, dan segera menyampaikan tuntutan kami ke pusat," kata Koordinator Lapangan, Ahmad Rozali.

Pada kesempatan itu, perwakilan mahasiswa diterima anggota DPRD Kota Payakumbuh di ruang sidang utama. Sekitar 10 perwakilan mahasiswa itu berdialog langsung dengan anggota DPRD dan pimpinannya.

 Perwakilan mahasiswa itu menyampaikan pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Payakumbuh dan Lima Puluh Kota. Dalam pernyataan sikap itu terdapat beberapa kajian yang dibuat aliansi itu.

Kajian tersebut berisikan terkait revisi UU KPK, tinjau ulang UU Pertanahan, kajian RKUHP, dan terakhir kajian Karhutla.

Pada kesempatan itu, mahasiswa mendesak Ketua DPRD sementara Payakumbuh, Hamdi Agus untuk menandatangi pernyataan sikap dan tuntutan aliansi mahasiswa itu dan langsung mengirimkan ke DPR RI.

"Kami minta hari ini juga dikirimkan ke DPR RI," tegas mahasiswa.

Ketua DPRD sementara Kota Payakumbuh, Hamdi Agus yang menandatangani surat pernyataan sikap dan tuntutan mahasiswa itu mengaku akan langsung mengirimkannya ke pusat.

"Hari ini langsung kami kirim," jelasnya. (Taufik Hidayat Kampai)