Diduga Kader Provokasi Massa Demo DPRD Sumbar, Nasrul Abit: Kami Hormati Keputusan DPP

"Saya Tidak menginginkan itu, saya sudah sampaikan kepada seluruh kader untuk tidak membuat pernyataan yang bisa memancing terjadi perpecahan"
Ketua DPD Gerindra Sumbar Nasrul Abit (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua DPD Gerindra Sumbar Nasrul Abit menegaskan, Partai Gerindra tidak pernah membenarkan kader untuk melakukan tindakan provokasi.

Hal itu menyikapi apa yang telah dilakukan kader Gerindra yang juga Anggota DPRD Sumbar atas nama Hidayat saat demo mahasiswa dua hari yang lalu.

Kejadian itu bermula saat perwakilan mahasiswa yang unjuk rasa beraudiensi dengan beberapa orang DPRD Sumbar. Bahkan video turunkan Presiden Jokowi itu viral di media sosial.

"Saya Tidak menginginkan itu, saya sudah sampaikan kepada seluruh kader untuk tidak membuat pernyataan yang bisa memancing terjadi perpecahan," ujarnya, Jumat, 27 September 2019.

Nasrul Abit mengaku, jika nanti terbukti yang bersangkutan melakukan provokasi dan DPP mengambil sikap, Gerindra Sumbar akan mengikuti keputusan tersebut. "Kalau nanti terbukti dan DPP bertindak, kami akan menghormati keputusan tersebut," katanya.

Nasrul mengaku sudah mendapatkan kabar persoalan tersebut, namun belum melihat dan menilai secara mendalam soal video yang menyebar. "Yang bersangkutan belum menemui saya dan kami akan pelajari secara mendalam masalah ini," sebutnya.

Dia menghimbau kepada siapa saja termasuk anggota DPRD dan kader partai untuk tidak memancing perpecahan di Sumbar. Apalagi selama ini Ranah Minang terbilang kondusif pasca Pilpres.

"Jangan ada yang memancing sehingga menyebabkan terjadi perpecahan," tukasnya.

Sebelumnya, Hidayat sudah mengklarifikasi pernyataannya dalam video tersebut. Dia beralasan bahwa pernyataan pribadi itu sebatas upaya memancing apa yang diinginkan mahasiswa kala itu. Sebab sudah banyak permintaan mahasiswa telah dipenuhi DPRD namun mahasiswa juga tidak puas. (*)