LPKAP Lima Puluh Kota Masih Didominasi Warga Binaan Terjerat Narkoba

"Hingga awal April tercatat sekitar 79 warga binaan perempuan dari total 96 warga binaan. "
Ilustrasi (ANTARA FOTO)

KLIKPOSITIF - Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Perempuan (LPKAP) Tanjung Pati, Kabupaten Lima Puluh Kota masih didominasi oleh warga binaan yang terjerat kasus narkoba.

Dari data yang dihimpun KLIKPOSITIF di LPKA, hingga awal April tercatat sekitar 79 warga binaan perempuan dari total 96 warga binaan. Dari 79 orang itu didominasi oleh warga binaan yang terjerat kasus narkoba. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Sumbar, sebab lapas khusus perempuan dan anak hanya ada di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Dengan semakin maraknya kasus narkoba di Sumatera Barat, kita terus berupaya melakukan pengetatan terhadap tamu yang datang berkunjung, serta pemeriksaan barang-barang bawaan. Selain itu, kita juga berupaya meningkatkan pembinaan terhadap warga binaan, sehingga saat mereka keluar nanti tidak lagi terjerumus dengan narkoba," sebut Kepala LPKAP Agus Rahmatin.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pemberantasan narkoba terutama di dalam Lapas. Baru-baru ini ia bersama seluruh Kalapas se-Sumbar dan se-Indonesia telah mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh BNN Pusat bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Ham.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham (KakanwilKemenkumham) Provinsi Sumatera Barat Ansaruddin membenarkan bahwa baru-baru ini, seluruh Kepala Lembaga Permasyarakatan di Sumatera Barat bersama Kalapas dan Kepala Rutan se- Indonesia mengikuti tes urine.

“Alhamdulillah hasilnya untuk kita di Sumatera barat tidak ada Kalapas yang terindikasi menggunakan Narkoba. Namun begitu kita akan terus lakukan pengawasan dan pembinaan, sehingga tidak ada tidak terjadi penyalahgunaan narkoba,” sebutnya.

[Arya Irvanus]