Pemprov Sumbar-Rumania Jajaki Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Sekdaprov Sumbar Drs. Alwis
Sekdaprov Sumbar Drs. Alwis (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mencoba membangun kerja sama dibidang kesehatan dengan negara Rumania. Kerja sama tersebut dipasilitasi Kedutaan Besar Indonesia untuk Rumania.

Kerja sama yang akan dijalin kedepan terkait mencarikan solusi pengobatan penyakit kanker yang akan dilakukan lembaga kesehatan OncoGen Rumania di Indonesia, khususnya di Sumbar.

baca juga: Dukung New Normal, Alwis: Masyarakat Harus Segera Beradaptasi

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Alwis mengatakan, kerja sama tersebut diinisiasi oleh Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk negara Rumania, Muhammad Amhar Azeth.

"Beliau (Dubes) lama berkarir di Sumbar sebelum dipercaya menjadi utusan Indonesia untuk Rumania, atas kedekatan itulah terjadi pembicaraan kerja sama. Salah satu kerja sama yang bisa dilakukan dibidang kesehatan," ujar Alwis , Minggu, 29 September 2019.

baca juga: Setelah Disetujui, Pemprov Sumbar Akan Sosialisasikan Penerapan PSBB

Disampaikannya, dari paparan beberapa ahli kesehatan dari OncoGen, ditemukan alternatif Kemoterapi bagi penderita kanker. Temuan itu bisa dipakai di Indonesia, khususnya Sumbar dengan kerja sama antar negara melalui Kementerian Kesehatan dan Kemendagri.

"Dari paparan mereka ada alternatif selain kemoterapi untuk penderita kanker. Kemoterapi sangat beresiko, bisa merontokan rambut dan membunuh sel tubuh," jelasnya.

baca juga: Rapid Tes IPDN Sumbar, Alwis: Memastikan Kesehatan Praja dan Civitas Academika

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday mengatakan, Rombongan Pemprov Sumbar telah bertandang ke negara tempat tinggal Drakula itu pada 18 hingga 23 September 2019 kemarin sebagai penjajakan. Selanjutnya, rombongan OncoGen akan ke Sumbar mengunjungi beberapa rumah sakit mulai dari RSUD M Djamil Padang hingga rumah sakit Unand.

"Tahap selanjutnya, mereka datang ke Indonesia (Sumbar) melalui Kemenkes, Kemendagri dan Pemprov Sumbar. Nanti mereka akan persentasi baru disepakati bidang apa yang dikembangkan nantinya," jelasnya.

baca juga: Pemprov Sumbar Rekrut 220 Tenaga Medis untuk Penanganan COVID-19

Menurutnya Merry, penekanan kerja sama akan diarahkan kepada kanker, selain penderita kanker di Sumbar terus meningkat, spesifikasi OncoGen juga pada kanker.

"Kalau kita lebih ke kanker, karena kasus kanker terus meningkat setiap tahunnya. Ibuk belum punya data pasti berapa angka kanker di Sumbar, tapi tiap tahun selalu meningkat berbagai jenis kanker, mulai dari kanker paru, payudara, getah bening dan lainnya," sebut Merry.

Tingginya angka kanker akan diteliti oleh peneliti OncoGen, mulai dari penyebab hingga rekomendasi penanganan kanker di Sumbar, Sehingga bisa menekan angka angka kasus yang terus naik.

"Kedepan mereka (OncoGen) akan persentasi di Kemendagri, lalu mengunjungi Sumbar," tukasnya. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir