Polres Pariaman Tangkap Pasutri Diduga Pemakai Sekaligus Pengedar Sabu

Jajaran Polres Pariaman amankan pasangan suami istri yang diduga sedang pesta sabu di rumah orangtuanya di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman
Jajaran Polres Pariaman amankan pasangan suami istri yang diduga sedang pesta sabu di rumah orangtuanya di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Jajaran Polres Pariaman amankan pasangan suami istri yang diduga sedang pesta sabu di rumah orangtuanya di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, pukul 03.00 WIB, Rabu (2/10). Selain pemakai, pasutri ini diduga juga sebagai pengedar narkoba jenis sabu.

"Dini hari tadi anggota Tim 3CN Polres Pariaman mengamankan pasangan suami istri sedang asik pesta sabu, diduga mereka juga pengedar," kata Kapolres Pariaman, AKBP, Andry Kurniawan, di Pariaman.

Lebih lanjut Andry mengatakan pasangan suami istri itu adalah WY (50) dan WW (36) yang sehari-hari berprofesi wiraswasta. "Berdasarkan KTP tersangka pria bertempat tinggal di Pekanbaru dan istrinya di Bukittinggi," jelasnya.

Baca Juga

Dalam penangkapan pasangan suami istri itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti satu paket kecil sabu, satu unit timbangan digital, satu pack plastik klip kecil, dua pirek, lima mancis, satu bong dan sejumlah uang tunai.

"Karena ada timbangan dan plastik klip ini diduga kuat mereka adalah pengedar. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, dua orang tersangka dan barang bukti langsung diamankan di Mapolres Pariaman," kata Andry.

Ia mengatakan, pasangan ini rutinitasnya bolak balik dari Pekanbaru dan Pariaman. Sementara untuk narkoba jenis sabu berdasarkan pengakuan tersangka diperoleh di Pekanbaru.

"Barang ini berasal dari pekanbaru, memang beberapa penangkapan kita mengatakan barang itu dipasok dari pekanbaru. Kepada kedua tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," katanya.

Andry mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi dari masyarakat yang mengatakan tersangka kerap melakukan transaksi jual beli narkoba jenis sabu di Desa Manggung tersebut. Atas dasar itu tim.3CN Pariaman langsung melakukan penyelidikan. "Setelah mengetahui keberadaan tersangka, anggota bergerak cepat, saat dilakukan penangkapan dua orang ini sedang asyik pesta sabu. Penangkapan ini disaksikan langsung oleh masyarakat di daerah itu," kata Andry.

Kapolres ini juga menyampaikan, hal itu merupakan bentuk keseriusan pihak Polres Pariaman memberantas peredaran barang haram itu di Kota Pariaman, dan tidak memberi ruang gerak sedikitpun untuk di daerah itu. "Ini bentuk komitmen kami memberantas narkoba di Kota Pariaman, jika kedapatan kami akan tidak tegas, tidak ada ampunya," ujarnya.

Tidak hanya itu, Andry juga mengimbau kepada Ninik mamak, ulama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama dengan pihak kepolisian memberantas narkoba, dengan cara melakukan pengawasan dan menyampaikan bahaya narkoba pada cucu keponakannya di Pariaman. "Untuk memberantas narkoba ini, memang peranan semua lini, agar narkoba itu bisa kita berantas di Kota Pariaman ini," katanya. (Rehasa)

Editor: Eko Fajri