Kartu ATM Tersangkut, Warga Padang Jadi Korban Pencurian di Solok

Petuga mengamankan barang bukti pencurian dengan modus ATM tertelan dari tangan para tersangka.  (Ist)
Petuga mengamankan barang bukti pencurian dengan modus ATM tertelan dari tangan para tersangka. (Ist) (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF -- Sungguh sial nasib Juli Asra (42), seorang karyawan swasta asal Kota Padang. Niat hati hendak menarik uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), namun uangnya malah raib disikat kawanan maling, Rabu siang (2/10).

Kalolres Solok kota AKBP Ferry Suwandy melalui Kasat Reskrim, ptu Defrianto, mengatakan, Kejadian bermula saat korban menarik uang melalui ATM Bank Mandiri di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA) Kecamatan Tanjung Harapan kota Solok . Kartu ATM korban tersangkut dan tidak bisa diambil.

baca juga: Pemerintah Diputus Bersalah Blokir Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Ditengah kepanikan korban, datang seorang pria yang tidak dikenalnya berpura-pura membantu dan menyarankan untuk menghubungi nomor call center yang tertera di mesin ATM.

Tanpa menaruh curiga, korban kemudian menelpon nomor yang disarankan dan diminta memberikan nomor PIN dan jumlah saldo yang tersisa. Namun, tetap saja ATM korban tidak bisa dikeluarkan.

baca juga: Masa Berlaku SIM Habis ditengah Pendemi COVID-19? Tidak Ada Penilangan, Asalkan ...

"Sebelumnya, para pelaku telah memasukkan lem dalam lobang ATM, sehingga kartu ATM korban tersangkut, kemudian memasang nomor call center yang tidak lain merupakan nomor salah seorang pelaku," sebut Iptu Defrianto, Kamis (3/10).

Disaat korban lengah, pelaku lainnya mencongkel lobang ATM dan mengambil kartu ATM korban. Usai kejadian itu, pelaku yang berjumlah empat orang tersebut langsung kabur. dan menguras saldo ATM korban.

baca juga: Pemko Solok Bagikan Sembako Bagi Relawan

Merasa ada yang janggal, korban akhirnya melaporkan kejadian itu langsung ke kantor cabang Bank Mandiri. Korban baru sadar kalau dirinya menjadi korban setelah mengetahui uangnya raib Rp900 ribu.

"Setelah di cek di Bank Mandiri cabang Solok , ternyata uang korban sudah berkurang Rp900.000 dan diduga diambil oleh orang lain melalui kartu ATM korban," terangnya.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

Pihak Bank lantas melaporkan kejadian itu ke Sat Reskrim Polres Solok kota. Setelah mendapatkan identitas para pelaku, petugas langsung melakukan pengejaran. Alhasil, para pelaku diamankan saat makan di sebuah rumah di Kabupaten Tanah Datar.

Keempat pelaku masing-masing, ELD (29), EPA (24), MCH (24), dan DRA (29), semuanya diketahui merupakan warga, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.

"Dari tangan pelaku petugas kita mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp900.000. Kemudian 1 buah lem china, 15 lembar stiker call center BRI, 10 lembar stiker call center BNI, 15 lembar stiker Tips keamanan ATM bersama, 1 buah obeng, 2 unit Sepeda motor, dan 2 unit Handphone," tuturnya.

Para pelaku dijerat pasal 363 Jo pasal 55 Jo pasal 56 KUHP dengan ancaman pidana kurungan maksimal 7 tahun penjara. (Syafriadi)

Penulis: Eko Fajri