DWP Kemenag Tanah Datar Studi Banding ke Pusat

Foto bersama
Foto bersama (kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF -- Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Pusat menerima 36 orang pengurus dan anggota DWP Kemenag Kabupaten Tanah Datar , Sumatera Barat, di Gedung Emis Kantor Kementerian Agama.

"Kami senang dengan kehadiran ibu-ibu di sini. Karena ini menjadi momen kita untuk saling berbagi pengalaman untuk memajukan Dharma Wanita," kata Ketua DWP Kemenag Pusat Eny Chumaisiah Nur Kholis, Jumat (04/10), yang dikutip dari kemenag .go.id.

baca juga: Istano Basa Pagaruyung Mulai Buka 8 Juni, Ini Syarat Bagi Wisatawan

Istri dari Sekretaris Jenderal Kemenag M. Nur Kholis Setiawan ini menuturkan, saling berbagi pengalaman antara pengurus pusat dan daerah penting untuk dilakukan, agar Dharma Wanita Kementerian Agama berhasil menjadi organisasi yang mandiri. "Kami pun perlu belajar dari ibu-ibu di daerah. Siapa tahu ada hal yang bisa kami contoh juga," tuturnya. 

Eny yang amat mengapresiasi kedatangan DWP Tanah Datar juga mengingatkan, bahwa perjalanan yang dilakukan jangan sampai membebani anggaran negara. 

baca juga: Masjid di Tanah Datar Mulai Laksanakan Salat Jumat

Menanggapi hal tersebut, Ketua DWP Tanah Datar Deswita Syamsul Arifin mengisahkan bahwa organisasi yang dipimpinnya selama ini berusaha terus memandirikan anggotanya. "Pelatihan-pelatihan yang diadakan Kabupaten Tanah Datar kami ikuti bu. Ini kami bisa ke Jakarta, hasil dari usaha bidang ekonomi yang dilakukan oleh ibu-ibu Tanah Datar ," kata Deswita. 

"Saat saya pertama kali hadir di Kankemenag Tanah Datar pada 2017, saldo kas DWP hanya satu juta rupiah. Setelah itu, kami berdiskusi mencari cara apa untuk mencari tambahan dana sendiri," paparnya.

baca juga: Pemkab Tanah Datar Matangkan Persiapan New Normal

Serangkaian usaha ekonomi pun dilakukan. Mulai dari penjualan makanan kecil, makanan ringan, penjualan seragam anggota, hingga barang kebutuhan rumah tangga. "Alhamdulillah,saat ini saldo kas bisa mencapai 21 juta rupiah," kisah Deswita. 

"Program studi banding ini pun sebenarnya sudah diprogramkan sejak 2017. Tapi baru bisa terlaksana sekarang, melihat prioritas program lainnya dan ketersediaan dana yang kami miliki," ungkapnya. 

baca juga: Minta Dana Haji Tak Disalahgunakan, PKS: Itu Amanah Umat

Selain bidang ekonomi, Deswita bercerita DWP Kabupaten Tanah Datar juga mengelola sebuah Taman Kanak-Kanak. "Ini pengabdian kita di bidang pendidikan. TK bernama Al-ikhlas ini juga kami kelola secara profesional," kisah Deswita. 

"Semangat ibu-ibu Tanah Datar ini sangat luar biasa. Sehingga tidak sulit untuk mengajak maju dan berbuat sesuatu,"imbuh Deswita. 

Hal ini mendapat apresiasi dari Penasihat DWP Kemenag Trisna Willy yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. "Alhamdulillah, ini menarik ya. Dan ini bisa dicontoh oleh DWP Kemenag lainnya," ujar Willy. 

"Nanti ibu-ibu pulang dari sini mudah-mudahan makin pintar lagi. Karena bisa mendengarkan bagaimana cara mengelola DWP dengan cakupan yang lebih luas. Silakan nanti, yang cocok untuk diterapkan di daerahnya, silakan diterapkan. Karena masing-masing daerah biasanya punya masalah dan ciri sendiri," tutup Willy. (*)

Penulis: Iwan R