Hadapi Revolusi Industri 4.0, Dirjen Perhubungan Darat Ajak Mahasiswa PNP Perkuat Nilai yang Diwariskan Nenek Moyang

"Jadi kepada mahasiswa PNP dan masyarakat Indonesia pada umumnya, mari perkuat nilai yang diwariskan leluhur nenek moyang kita"
Dirjen Perhubungan Darat kementerian Perhubungan Irjen Pol Drs Budi Setyadi, S.H. M.Si, saat menyampaikan orasi ilmiah pada Dies Natalis PNP ke-32, Senin (7/10) (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RepubuliK Indonesia Irjen Pol Drs Budi Setyadi, S.H. M.Si, menjadi pemateri pada orasi ilmiah Dies Natalis Politeknik Negeri Padang (PNP) ke-32, yang digelar di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) PNP, Senin, 7 Oktober 2019.

Orasi ilmiah jenderal polisi bintang dua itu, dihadiri dosen dan ribuan mahasiswa PNP, serta
Ketua Dewan Penyantun PNP, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X Sumatera, Rektor Universitas Andalas yang mewakili, dan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah III Sumatera Barat.

Dalam orasinya berjudul "Kepedulian Kita Terhadap Bangsa dalam Era Revolusi Industri 4.0" itu, Irjen Budi mengatakan kerusahan di Wamena dan Organisasi Papua Medeka menjadi persoalan dan perhatian bangsa Indonesia saat ini, termasuk fenomena sosial anak punk di kota-kota besar, terutama di Pulau Jawa.

"Persoalan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Begitu juga dengan masalah narkoba yang telah merongrong generasi muda bangsa Indonesia, dan persoalan kemiskinan, kerusuhan demo di DPR yang melibatkan anak STM, dan premanisme, serta perkelahian antar pelajar. Ini tanggungjawab kita bersama," katanya.

Persoalan bangsa Indonesia saat ini, katanya melanjutkan, juga berkaitan dengan revolusi industri 4.0 yang saat ini menjadi perhatian bangsa Indonesia. Menurutnya, revolusi industri 4.0 sebuah keniscayaan. Mau tidak mau, bangsa Indonesia harus masuk ke sana (revolusi industri 4.0), apalagi saat ini gadget ada di mana-mana.

"Keberadaan gadget yang menjadi bagian dari revolusi industri 4.0 itu akan menggerus berbagai macam nilai pada kita, baik personal maupun kelompok. Kalau kita tidak waspada dan lengah dengan adanya nilai yang berasal dari revolusi industri 4.0, maka akan mengacam kepada satu kesatuan. Indonesia akan bahaya," ujarnya.

Lebih lanjut Budi menyampaikan bahwa Indonesia punya empat konsensus, yaitu ... Baca halaman selanjutnya