Ribuan Makam di Padang Tak Bayar Pajak, DLH Beri Waktu Enam Bulan

"2.598 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Padang dinyatakan menunggak pajak"
Makam yang ditandai karena belum membayar pajak (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Sebanyak 2.598 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Padang dinyatakan menunggak pajak terhitung 30 September 2019.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon, Rabu 9 Oktober 2019 saat dihubungi Klikpositif.com. Ia mengatakan, dari total 3.707 makam yang ada di tiga TPU di Kota Padang, sebanyak 2.598 diantaranya masih menunggak pajak kuburan.

"Yang sudah melakukan perpanjangan pajak kuburan selama ini sebanyak 1109 ahli waris dan masih banyak yang belum," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya memberi tanda silang pada makam yang belum melakukan perpanjangan izin retribusi atau membayar pajak. "Melalui UPTD Pemakaman Umum, kami memberikan tanda silang pada makam yang belum membayarkan perpanjangan tersebut agar ahli waris membayarkannya," ujarnya.

Menurutnya, untuk pembayaran retribusi tersebut sebanyak Rp150 ribu per dua tahun dan itu dianggap tidak terlalu mahal. "Kalau dinilai, untuk perpanjangannya itu tidak mahal, hanya Rp150 ribu per dua tahun saja. Jadi kami imbau ahli waris agar membayarkannya melalui UPTD Pemakaman Umum di Tunggul Hitam," katanya.

Ia mengatakan, jika dalam waktu enam bulan terhitung sejak Oktober ahli waris tidak membayarkan, pihaknya akan mencoba berkoordinasi kembali dengan ahli waris.

"Kalau misalnya sudah dilakukan koordinasi dan tidak memperoleh jalan keluar, maka kami akan melakukan pemutihan dan akan mengganti dengan makam yang baru," tutupnya.

Halbert Caniago