Ini Pengakuan Warga yang Melihat Menkopolhukam Ditusuk

"Ketika Wiranto keluar dari mobilnya, tiba-tiba ada seorang pria langsung merangsek masuk ke penjagaan dan menusukkan pisaunya."
Detik-detik Wiranto diserang OTK. (Ist)

KLIKPOSITIF -- Banyak orang yang menjadi saksi peristiwa penusukan Menkopolhukam Wiranto karena kejadian tersebut berada di ruang terbuka, tepatnya di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Salah seorang yang melihat kejadian itu adalah Madrohim (27). Ia mengatakan saat Menkopolhukam datang, pengamanan dirasa cukup ketat. Ketika Wiranto keluar dari mobilnya, tiba-tiba ada seorang pria langsung merangsek masuk ke penjagaan dan menusukkan pisaunya.

"Pakai pisau. Pas mobil Wiranto berhenti, di situ ada beberapa orang yang ikut menjaga Pak Wiranto. Tetapi ketika Pak Wiranto turun dari mobil ada salah satu orang yang masuk (langsung) menusuk pak Wiranto," kata Madrohim (27), seperti dikutip dari suara.com, jaringan KLIKPOSITIF.com.

Usai pria tak dikenal tersebut menusukkan pisaunya, kemudian datang seorang wanita bercadar yang juga membawa pisau. Madrohim melihat awalnya wanita itu akan menusukkan pisaunya ke Wiranto. Namun dapat dicegah oleh Kapolsek Menes yang akhirnya malah sang Kapolsek terkena luka tusuk.

BACA JUGA: Menko Polhukam Wiranto Dikabarkan Ditusuk Orang Tak Dikenal di Banten

Saat akan ditangkap, wanita bercadar itu sempat melawan. Namun berhasil diringkus oleh TNI dan Polri yang berjaga di Kampus Mathlaul Anwar, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, tempat lokasi kejadian.

"Namun ada perempuan yang ingin mencoba ikut menusuk Pak Wiranto. Itu pas saya di kejadian ada dua orang (kena luka tusuk) Pak Wiranto dan Kapolsek. Pelaku cuma dua orang yang perempuan berjubah dan bercadar," katanya.

Perlu diketahui Wiranto datang ke Mathlaul Anwar untuk meresmikan gedung baru kampus tersebut. Namun saat turun dari mobil, Menkopolhukam ditusuk oleh dua ... Baca halaman selanjutnya