Senin Depan 159 Anak Korban Kerusuhan Wamena Sudah Bisa Masuk Sekolah di Sumbar

"Mereka ada yang, SMA, SMP dan SD. Mereka masuk sekolah di Sumbar sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing"
Wagub Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul menegaskan, kabupaten dan kota untuk memberikan keringanan administrasi kepada anak perantau Minang korban kerusuhan Wamena Papua.

Disampaikannya, data sementara tercatat sebanyak 159 orang anak usia sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Kedepan akan didata lagi berapa jumlah tingkat SD, SMP dan SMA.

"Mereka ada yang, SMA, SMP dan SD. Mereka masuk sekolah di Sumbar sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Kami sudah sampaikan kepada kepala daerah untuk tidak mempersulit mereka masuk sekolah," kata Nasrul Abit.

Wagub meminta sekolah penampung jangan menanyakan surat menyurat mereka. Karena mungkin ada yang terbakar dan hilang saat kerusuhan terjadi.

"Senin depan anak-anak ini sudah masuk sekolah, nanti jika mereka ingin pulang ke Papua kami akan siapkan juga surat bahwa mereka pernah sekolah di Sumbar," terangnya.

Nasrul Abit menyampaikan, hari ini Gelombang terakhir yang dipulangkan berjumlah 3 orang sehingga total pengungsi yang sudah pulang ke kampung halaman berjumlah 601 orang.

"Putri (korban selamat saat kerusuhan) dan dua orang mendampinginya akan tiba hari ini di Padang," ujarnya. (*)