Muzni Zakaria: Peluang Bundo Kanduang Jadi Pemimpin Pemerintahan Sangat Besar

"Kepemimpinan Bundo Kanduang tumbuh atas kemampuan dan kharismanya, dihormati didalam kaumnya, karena memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai adat dan budaya, membentuk akhlak generasi muda serta juga mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial"
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria (tengah) Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumbar Puti Reno Raudah Taib dan Ketua Bundo Kanduang Solok Selatan Nur Aisyah, dalam acara Konsolidasi Bundo Kanduang se Sumatera Barat di Aula Kantor Bupati Solok Selatan Padang Aro, Kamis, 10/10 (Ist)

SOLSEL KLIKPOSITIF -- Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengatakan Bundo Kanduang Minangkabau juga bisa menjadi pemimpin di Pemerintahan.

"Sekarang lagi trend pemimpin pemerintahan dari kalangan Perempuan, Jika Bundo Kanduang bersatu juga bisa menjadi pemimpin di Pemerintahan",Kata Muzni Saat Konsolidasi Bundo Kanduang se Sumatera Barat di Aula Sarantau Sasurambi Kamis,10/10.

Menurutnya, dengan sistem demokrasi melalui Pemilihan lansung peluang Bundo Kanduang untuk terpilih sangat besar.

"Dari segi jumlah Bundo Kanduang atau kaum perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki, sehingga peluang untuk meraih suara sangat besar", katanya.

Di Minangkabau katanya, Bundo Kanduang diartikan sebagai istilah ibu sejati yang memiliki sifat-sifat keibuan serta karakter pemimpin yang cerdas, bijaksana dan berhati mulia.

"Kepemimpinan Bundo Kanduang tumbuh atas kemampuan dan kharismanya, dihormati didalam kaumnya, karena memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai adat dan budaya, membentuk akhlak generasi muda serta juga mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial", jelasnya.

Menanggapi hal itu Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat Puti Reno Raudah Taib mengatakan pada dasarnya tidak ada larangan untuk perempuan Minang menjadi pemimpin di Pemerintahan termasuk jadi Presiden sekalipun.l

"Hanya saja perempuan Minang belum memilih untuk jadi pemimpin di Pemerintahan, mereka lebih memilih untuk jadi pengusaha, tenaga pendidik sampai menjadi guru besar, dari pada menjadi Bupati, Gubernur atau anggota dewan", katanya.

Menurutnya perempuan Minang adalah perempuan yang cerdas dan berwawasan luas, untuk menjadi pemimpin di Pemerintahan sangat banyak tokoh perempuan Minang mampu.

"Ini soal pilihan hidup, bukan tidak mampu, selama ini perempuan Minang ikut politik kan bukan karena keinginannya tetapi hanya untuk memenuhi kuota, tetapi seiring berjalannya waktu kedepan akan ... Baca halaman selanjutnya