Nur Aisyah: Bundo Kanduang Bisa Jadi Pelopor Persatuan NKRI

"Perempuan Minang harus mengerti dengan adat istiadat, mengerti ajaran agamanya, cerdas dan berwawasan luas,serta beriman dan bertaqwa, untuk itu mulai sekarang perempuan Minang harus berbenah diri untuk kemaslahatan bersama"
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumbar Puti Reno Raudah Taib, Ketua Bundo Kanduang Solok Selatan Nur Aisyah, Foto Bersama perwakilan Bundo Kanduang di Aula Sarantau Sasurambi Kamis,10/10 (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Ketua Bundo Kanduang Solok Selatan Nur Aisyah mengatakan Bundo Kanduang Minang bisa menjadi pelopor Persatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).

"Bundo Kanduang Bisa menjadi pelopor Persatuan NKRI kalau menjalankan fungsinya, karena dalam kaum Ia telah menjadi perekat, dan pendamai anggota Kaum yang berselisih," Kata Nur Aisyah saat konsolidasi Bundo Kanduang se Sumbar di Aula Kantor Bupati Solok Selatan Padang Aro, Kamis 10/10.

Ia melanjutkan selain memperat silaturahmi, salah satu tujuan dilaksanakannya Konsolidasi Bundo Kanduang se Sumbar adalah dapat membahas dan mencari solusi secara bersama permasalahan-permasalahan aktual.

"Dalam pertemuan ini, kami menginventarisasi permasalahan aktual yang terjadi ditengah masyarakat terutama yang dapat merugikan tatanan adat Minangkabau", ungkapnya.

Kemudian imbuhnya, konsolidasi ini untuk memotivasi Bundo Kanduang dalam menjalankan program mulai dari Provinsi, Kabupaten atau Kota, hingga kecamatan dan kelurahan.

Ditambahkan Ketua Bundo Kanduang Provinsi Sumbar Puti Reno Raudah Taib untuk menjalankan fungsinya, Bundo Kanduang harus memiliki kecerdasan yang tinggi.

"Kecerdasan yang tinggi itu tidak diukur dengan apakah dia sarjana atau tidak, tetapi apakah dia dapat memahami persoalan yang terjadi didalam kaum dan didalam Nagarinya", jelasnya.

Kata orang pandai imbuhnya, kehancuran sebuah bangsa dimulai dari kehancuran akhlak perempuannya, di Minang halitu sudah ditanamkan sejak dahulu kala.

"Perempuan Minang dikatakan ibarat unduang-unduang ka Madinah payuang Panji ka Sarugo", Katanya.

Kemudian imbuhnya, untuk dapat berperan dan menjalankan fungsinya perempuan Minang harus memiliki empat hal.

"Perempuan Minang harus mengerti dengan adat istiadat, mengerti ajaran agamanya, cerdas dan berwawasan luas,serta beriman dan bertaqwa, untuk itu mulai sekarang perempuan Minang harus berbenah diri untuk ... Baca halaman selanjutnya