170 Titik BBM Satu Harga Hadir di Pelosok Nusantara

"Beroperasinya ke-170 titik penyalur BBM Satu Harga ditandai dengan diresmikannya 13 titik penyalur BBM Satu Harga oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang dipusatkan di SPBU Kompak 56.862.03 Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)"
(ESDM)

KLIKPOSITIF -- Demi memberikan akses energi yang handal dan terjangkau sebagai wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Pemerintah menghadirkan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), terhitung Jumat (11/10) genap beroperasi di 170 titik.

Kini, di 170 titik penyalur dengan akses yang sulit dijangkau tersebut telah melayani BBM dengan harga yang sama dengan di wilayah lainnya, Rp 6.450 untuk jenis Premium dan Rp 5.150 untuk Biosolar.

Beroperasinya ke-170 titik penyalur BBM Satu Harga ditandai dengan diresmikannya 13 titik penyalur BBM Satu Harga oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang dipusatkan di SPBU Kompak 56.862.03 Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hari ini kita meresmikan 13 titik terakhir di tahun 2019 sehingga total (dari tahun 2017-2019) sudah selesai dibangun 170 titik penyalur BBM Satu Harga. Ke depan saya sudah melaporkan kepada Bapak Presiden kalau bisa program ini dilanjutkan hingga 500 titik di 2024," ujar Menteri Jonan dalam sambutannya.

Selanjutnya, tambah Jonan, SPBU BBM Satu Harga ini ke depan bisa ditingkatkan menjadi SPBU komersial, tidak hanya melayani BBM bersubsidi. "Ke depan bisa juga melayani BBM jenis lainnya seperti Pertalite, Dexlite dan lain sebagainya," kata Jonan.

Jonan juga menyebut lokasi SPBU Kecamatan Omesuri ini sangat tepat menjadi lokasi peresmian 13 titik BBM Satu Harga penutup di 2019 karena menurutnya SPBU yang langsung menghadap Teluk Bala Uring Pulau Lembata ini adalah SPBU dengan pemandangan paling indah. "Sangat tepat dipilihnya lokasi ini, SPBU ini adalah SPBU dengan pemandangan terindah," ungkap Jonan menutup sambutannya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa melaporkan, dari penugasan kepada BPH Migas dari tahun 2017 sampai tahun 2019 telah dibangun 170 penyalur ... Baca halaman selanjutnya