Pagi Ini, Rektor dan Jajaran Universitas Fort de Kock Bukittinggi akan Dilantik

"Ada dua prodi (program studi) baru yang dibuka di Universitas Fort de Kock"
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Pada Senin 14 Oktober 2019 pagi ini, prosesi peresmian Universitas Fort de akan digelar di Bukittinggi. Jika dulu bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fort de Kock, maka saat ini resmi menyandang nama Universitas Fort de Kock.

Tak hanya peresmian nama universitas, namun di moment yang sama juga akan dilakukan pelantikan rektor beserta jajaran periode 2019-2023.

Perubahan ini sebenarnya telah tertuang dalam Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi nomor 786/KPT/I/2019 tentang izin perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fort de Kock di Kota Bukittinggi menjadi Universitas Fort de Kock di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Yayasan Fort de Kock Bukittinggi.

Keputusan menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni pada 26 Agustus 2019. Surat Ketetapan (SK) itu sendiri telah diserahkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X kepada unsur pimpinan Fort de Kock Bukittinggi pada Kamis 12 September 2019 yang dihadiri Ketua STIKes Nurhayati, Ketua Yayasan Nazaruddin, Rektor Evi Hasnita, serta Bendahara Yayasan Syafrian Naili dan Pembina Yayasan Zainal Abidin.

Ada dua prodi (program studi) baru yang dibuka di Universitas Fort de Kock, diantaranya prodi Bisnis Digital program sarjana, serta prodi Kewirausahaan yang juga program Sarjana. Dua prodi itu telah dibuka pendaftarannya dan rencananya awal perkuliahan akan dimulai pada akhir Oktober 2019 mendatang.

Untuk dua prodi baru itu, kampusnya masih berada di kampus utama kawasan Garegeh Bukittinggi. Sementara untuk tenaga dosen, pihak kampus telah merekrut 10 dosen baru. (*)