DPRD: Sebaiknya Ada Stiker Khusus bagi Pengguna Premium

"Sehingga nantinya ini akan memberikan pembeda antara kendaraan yang layak menggunakan premium dan tidak"
Ilustrasi pengisian minyak di Pertamina (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat meminta pemerintah membuat stiker khusus terkait kendaraan yang layak menggunakan premium. Hal ini untuk agar semua pihak tahu kendaraan mana yang layak menggunakan Premium dan tidak.

Ketua Komisi II Bidang Ekonomi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Arkadius Dt Intan Bano mengatakan stiker itu untuk membedakan mana yang layak dan tidak layak. "Sehingga nantinya ini akan memberikan pembeda antara kendaraan yang layak menggunakan premium dan tidak. Jika kendaraan berstiker masih menggunakan Premium maka akan jadi tanda tanya bagi semua pihak, dan tentunya sanksi sosial akan diterima oleh pengendara," katanya di ruang rapat Komisi II DPRD Sumbar, Senin, 14 Oktober 2019.

Ia mengatakan stiker itu sebagai penanda kendaraan mana yang layak menggunakan Premium dan tidak. "Premium sebaiknya hanya dimanfaatkan oleh angkutan umum, namun tidak bagi pemilik kendaraan pribadi sehingga hal itu juga tidak memperpanjang antrian yang ada di beberapa SPBU," jelasnya.

Tingginya konsumsi Premium bagi pengendara dinilai juga karena jauhnya rentang harga antara Premium dan Pertalite juga menjadi faktor mengapa sebagain pihak masih memilih Premium. "Harga tentunya juga menjadi pertimbangan bagi pengendara dalam membeli bahan bakar. Dan ini tak bisa dipungkiri," tuturnya.

Ia berharap dengan adanya stiker yang ditempel di kendaraan akan menjadi pengingat bagi pengendara pribadi bahwa Premium bukanlah buat mereka.(*)