Rektor dan Jajaran Universitas Fort de Kock Bukittinggi Dilantik

"Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal hadir saat pelantikan tersebut"
Pelantikan rektor dan jajaran Universitas Fort de Kock Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF – STIKes Fort de Kock resmi menyandang nama baru, yakni Universitas Fort de Kock Bukittinggi, Senin 14 Oktober 2019. Peresmian itu ditandai dengan pembukaan selubung nama oleh Yayasan Fort de Kock bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal.

Selain itu, juga dilakukan pelantikan rektor beserta jajaran. Untuk Rektor Universitas Fort de Kock dijabat oleh Evi Hasnita, Wakil Rektor I Bidang Akademik kemahasiswaan dan Kerjasama dijabat oleh Nurhayati, dan Wakil Rektor II Bidang Adm, Keuangan, Kepegawaian dan Aset dijabat oleh Silvia.

Selanjutnya, Direktur Program Pasca Sarjana dijabat oleh Nella Sulung, Dekan Fakultas Kesehatan dijabat oleh Oktavianis dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dijabat oleh Wenny Lazdia.

Pengurus Yayasan Fort de Kock, Zainal Abidin, menjelaskan jika pembangunan perguruan tinggi ini berawal dari mimpi pada tahun 2002 yang lalu. Menurutnya, Wali Kota Bukittinggi yang waktu itu dijabat oleh Djufri menantang para investor untuk menanamkan modal di sektor pendidikan, untuk menjadikan Bukittinggi sebagai Kota Pendidikan.

“Atas tantangan itu kemudian kami berinisatif untuk menerima tantangan tersebut. Dua tahun kemudian, atau tahun 2004 akhirnya STIKes Fort de Kock baru mendapat izin. Saat itu, hanya dua program studi (prodi) yang dibuka, yaitu prodi s1 kesehatan masyrakat dan S1 Keperawatan,” ulas Zainal Abidin.

Kemudian pada 2012 pembangunan fisik kampus dimulai di kawasan Garegeh Bukittinggi dan tahun 2013 pembangunan tersebut selesai. Di kampus baru ini, STIKes Fort de Kock mulai dikenal banyak orang dan mulai membuka pendaftaran mahasiswa secara besar-besaran.

Dalam proses kurang dari dua bulan, tepatnya pada Juli hingga Agustus 2019, proses pergantian nama STIKes menjadi universitas diusulkan. Dalam kurun waktu itu juga, kementerian menerima usulan tersebut dan STIKes kemudian berubah nama menjadi Universitas Fort de ... Baca halaman selanjutnya