Langkah Cepat NA ke Wamena, Representasi Kepedulian Orang Minangkabau

"Dalam tragedi kemanusiaan itu, Sembilan perantau Minang meninggal dunia. Ratusan mengungsi, mereka seperti ayam kehilangan induknya di tempat pengungsian"
Wagub Sumbar Nasrul Abit (Istimewa )
yang berdarah Minangkabau, namun juga pengungsi dari Jawa dan Bugis.

Mereka sama sekali tak menyangka, Nasrul Abit nekat menembus zona bahaya untuk melihat keadaan para korban. Nasrul Abit pun dianggap satu-satunya kepala daerah yang berani mengambil resiko agar bisa bercengkrama dengan masyarakatnya di ranah konflik, meski nyawa taruhannya.

Kedatangan Nasrul Abit menjadi sitawa sidingin bagi perantau Minang di Wamena. Selama disana, Nasrul Abit mencoba menenangkan para pengungsi, menguatkan mereka sekaligus menegaskan, kalau Pemerintah, terutama Pemerintah Sumatera Barat akan memgambil langkah konkrit untuk mengatasi persoalan ini. Nasrul Abit juga menjamin, akan memfasilitasi seluruh perantau Minang yang ingin kembali ke Kampung halama untuk sementara waktu.

Air Mata Tak Terbendung

Meski berusaha tegar, namun sisi sensitif dari seorang Nasrul Abit tak dapat disembunyikan. Matanya memerah, airmatanya pun menetes tak kala melihat kondisi dan mendengar langsung kesaksian warganya yang tengah dirundung duka. Sesekali, air mata itu ia seka dengan sapu tangan.

Tangis Nasrul Abit kian pecah, air mata mengalir tatkala ia mendatangi rumah sakit umum daerah Jayapura, tempat dimana seorang perempuan berdarah Koto Lamo, Kambang, Pesisir Selatan di rawat inap lantaran mengalami luka bakar, luka bacok dan panah yang cukup parah. Perempuan itu bernama Putri. Putri selamat dari amukan massa dengan cara berpura-pura Meninggal dunia.

Pada saat saya mengunjungi saudari Putri di RSUD Jayapura pada tanggal 29 september 2019, kata Nasrul Abit, ibu Putri langsung menangis, pak Wagub, pak Wagub, tolong saya pak, anak saya sudah meninggal pak, suami saya sudah meninggal pak, dibunuh di depan saya pak,”kata Nasrul Abit.

Pada saat itu kata Nasrul Abit, Putri juga menyebutkan kalau dirinya mengalami luka bakar, bacok dan luka akibat terkena anak panah. Luka itu cukup serius. Meski menahan ... Baca halaman selanjutnya