Ajo, Tukang Sol Sepatu Penjahit Kemanusiaan

"Ajo (50 tahun), seorang penjahit sepatu di Kota Padang, tetap berkarya menjahit sepatu pelanggannya sejak sepuluh tahun belakangan"
Ajo sedang fokus menjahit sepatu pelanggannya (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Di tengah perkembangan mode saat ini, sepatu menjadi barang yang tak bisa dipisahkan dari aktivitas berdandan. Beragam model sepatu dijual bebas mulai dari harga teririt hingga setinggi langit.

Namun, dibalik itu ternyata masih ada yang setia dengan sepatu lama, tentunya dengan alasan masing-masing. Yang pasti, Ajo (50 tahun), seorang penjahit sepatu di Kota Padang, tetap berkarya menjahit sepatu pelanggannya sejak sepuluh tahun belakangan.

Raut wajah lelah terlihat jelas di muka Ajo, namun ia tetap tekun mengerjakan jahitan sendal karena ia tidak ingin mengecewakan pelanggan yang sedang duduk menunggu dengan wajah tidak sabar di sampingnya.

Di lapak Ajo tampak sepatu dan sandal tersusun rapi dengan berbagai merek yang siap untuk dijahit, dan tepat di bawah tumpukan sepatu tampak bekal makanan dan sebotol air mineral, yang sewaktu-waktu dapat menjadi teman ketika datangnya tuntutan perut.

“Saya ini mulai menjahit sepatu sejak 2006 lalu, dan tempatnya masih disini tidak ada pindah-pindah. Karena orang-orang taunya tempat menjahit sepatu dikawasan ini kan, makanya saya tidak mau pindah,” ungkapnya, Senin 14 Oktober 2019 di Padang.

Dengan bermodalkan jarum, dan benang untuk alat bekerja, ia dapat menaklukkan perputaran roda kehidupan sejak sepuluh tahun ini. Di bawah bangunan salah satu toko yang ada di Jalan Hiligoo Gang Nusantara Bolding Pasar Raya Padang, Ajo dan satu orang anak buahnya berlindung dari teriknya si raja siang.

Biasanya, Ajo mengelar lapak mulai dari pukul 09.00 WIB hingga menjelang petang, sebelum adzan magrib berkumandang. Untuk penghasilannya sendiri, ia mengaku tidak terlalu banyak tapi mencukupi biaya hidupnya sehari-hari. Standar upah yang diambilpun tidak terllau tinggi, karena menurutnya akan mengurangi pelanggan.

“Untuk harga kami tidak mau mengambil tinggi-tinggi, palingan untuk jahit dan lem sepatu atau sandal kisaran Rp15 ... Baca halaman selanjutnya