Febri Diansyah: Jamin Independensi, Aturan ASN di KPK Harus Lebih Rinci

"Ini harus dijelaskan, apakah dengan pengangkatan sebagai ASN akan mengganggu independensi penyidik atau bagaimana. Karena penanganan kasus korupsi tidak akan bisa dilaksanakan tanpa independensi"
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi terancam karena aturan Undang-undang KPK yang menyatakan bahwa anggota KPK harus dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis 17 Oktober 2019 di Kota Padang. Ia mengatakan bahwa mengangkat KPK sebagai ASN akan mengganggu independensi institusinya itu.

"Untuk hal itu, aturan yang lebih rinci harus dibuat, karena independensi KPK dalam penanganan perkara korupsi akan terganggu," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa nantinya penyidik KPK yang berasal dari ASN akan memeriksa pejabat-pejabat eselon yang lebih tinggi dan bahkan mentri.

"Aturan itu harus lebih rinci, meskipun penyidik itu ASN, dia tidak bisa diatur dengan aturan kepegawaian yang ada pada instansi lain," katanya.

Dengan keadaan seperti itu, ia mengatakan bahwa independensi dalam penanganan perkara korupsi, independensi penyidik akan berkurang secara signifikan.

"Ini harus dijelaskan, apakah dengan pengangkatan sebagai ASN akan mengganggu independensi penyidik atau bagaimana. Karena penanganan kasus korupsi tidak akan bisa dilaksanakan tanpa independensi," tutupnya.

[Halbert Caniago]