Pemko Payakumbuh Alokasikan 3 Persen Dana APBD untuk Kegiatan Kepemudaan

"Pengalokasian 3 persen dana APBD tersebut mampu menurunkan angka pengangguran dari 9,8 persen ke 3,8 persen."
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengalokasikan 3 persen dari total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk berbagai kegiatan kepemudaan. Hal itu sebagai salah satu upaya pemko untuk menjadikaan daerahnya sebagai Kota Layak Pemuda.

Pengalokasian 3 persen dana APBD tersebut terbukti mampu memberikan efek positif dengan menurunnya angka pengangguran di Kota Payakumbuh. Di bawah kepemimpinan Riza Falepi, persentase pengangguran menurun dari 9,8 persen ke 3,8 persen.

"3 persen dari APBD Kota Payakumbuh yang kita alokasikan itu adalah untuk pembinaan, pemberdayaan, serta pengembangan potensi generasi muda Payakumbuh," terang Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, Kamis (17/10).

Untuk menekan angka pengangguran, Pemko Payakumbuh juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memberikan pelatihan kepada generasi muda Payakumbuh, sehingga mereka bisa berkreasi untuk kemudian menciptakan lapangan kerja.

"Kota Payakumbuh juga sudah mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri," tambahnya.

Senada dengan wali kota, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman menyebut, pihaknya terus berupaya untuk menjadikan daerah tersebut sebagai Kota Layak Pemuda.

"Pemko Payakumbuh telah membuat arah kebijakan dengan Perwako dan draff untuk Kota Layak Pemuda semenjak 2018 lalu," katanya.

Cece menyebutkan Pemko Payakumbuh telah menyiapkan beragam kegiatan, aktifitas serta pemberdayaan untuk mewujudkan kemandirian dan kewirausahaan pemuda.

"Dari kemandirian dan kewirausahaan tersebut tungkat pengangguran Kota Payakumbuh telah turun. Ini semua tidak lepas dari 3 persen dana APBD yang dialkosikan untuk pengembangan kreatifitas dan keahlian bagi pemuda," pungkasnya. (*)