Perantau Sumbar di Wamena Sudah Kembali Beraktivitas

"Sedikitnya saat ini warga Wamena asal Sumatera Barat ada sekitar 200 sampai 300-an yang masih bertahan, dan itu sudah mulai ada yang berdagang kembali"
Wagub Sumbar saat mengunjungi perantau Sumbar di Wamena (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Warga Wamena Papua asal Sumatera Barat yang bertahan di daerah itu sudah mulai beraktivitas kembali pasca kerusuhan yang terjadi 23 September 2019 lalu.

Sekretaris DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jaya Wijaya, Nofri Zendra mengungkapkan, aktivitas sudah mulai berjalan kembali walaupun masih ada sisa trauma.

"Orang-orang kita (asal Sumatera Barat) yang tinggal di sini sudah mulai beraktivitas kembali. Tapi memang belum seperti biasa," ungkap Sekretaris IKM Jayawijaya, Nofri Zendra saat dihubungi KLIKPOSITIF dari Pessel ke Wamena, Kamis, 17 Oktober 2019.

Ia mengatakan, sedikitnya saat ini warga Wamena asal Sumatera Barat ada sekitar 200 sampai 300-an yang masih bertahan, dan itu sudah mulai ada yang berdagang kembali.

"Tapi memang secara ekonomi masih belum stabil. Sebab, mobilisasi pembeli belum banyak," terangnya.

Ia menjelaskan, aktivitas yang sudah mulai bergerak kembali, diantaranya di sekitar pusat Kota Wamena. Sedangkan daerah lain yang terjadi kerusuhan masih belum.

"Kalau Waoma masih lengang, karena di sana warga asli juga masih ada yang mengungsi. Apalagi kebanyakan perantau juga pulang," jelasnya.

Sejauh ini, kata Nofri Zendra keamanan sudah mulai kondusif dengan pengamanan aparat di setiap titik dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

"Tapi masih saja banyak yang khawatir, apalagi setelah kerusuhan banyak isu-isu yang tidak jelas," terangnya.

Lanjutnya, selain tingkat pengamanan, saat ini lembaga adat setempat sudah mulai membahas perdamaian dengan pemkab setempat.

"Itu baru sore tadi (Kamis, 17 Oktober 2019 pukul 16.00 WIT). Lembaga adat mengundang bupati, dan mereka sudah membuka diri untuk memulihkan keamanan," tutupnya.

Kiki Julnasri