Cabai Kering Luar Negeri Bantu Cukupi Kebutuhan Cabai di Kota Padang

Kebutuhan bahan pokok di Toko Tani Bypas
Kebutuhan bahan pokok di Toko Tani Bypas (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Pangan Kota Padang tak setuju jika ada anggapan harga-harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan di Pasar Raya Kota Padang. Kepala Dinas Pangan Kota Padang, Syahrial Kamat mengungkapan, berdasarkan laporan yang diterima terkait harga bahan pokok terbilang masih stabil.

"Kalau laporan ke saya stabil harganya, cabai tetap kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu. Kalau beras mungkin yang lokal saja (mengalami kenaikan, red), tapi beras secara umum tidak ada kenaikan," kata Syahrial, Jumat (18/10).

Jika ada terjadi kenaikan, Syahrial menduga kemungkinan karena pasokan menipis. Untuk mencukupi stok tersebut, kata Syahrial, pihaknya mendatangkan pasokan dari sentral cabai yakni, Sungai Penuh, Bengkulu, Jawa dan Lombok. Bahkan ada dari luar negeri seperti, Malaysia, Vietnam dan Cina.

Baca Juga

"Pertama disamping pasokannya dari cabai lokal kita, namun cabai kita kan tidak mencukupi. Maka itu dibantu dari luar negeri, itu kan biasanya cabai kering. Cabai kering ini cukup membantu juga ketika harga cabai kita naik," ulas Syahrial.

Syahrial menyebutkan di Kota Padang cabai kering dimanfaatkan untuk pelaku usaha rumah makan dan restoran. Biasanya mereka memakai cabai giling, dengan adanya cabai kering dari luar negeri tersebut sehingga bisa dipakai untuk tambahan cabai giling ini.

"Rata-rata pasokan cabai kita dari luar daerah mencapai 25 hingga 30 ton per hari. Karena kalau pasokan dibawah 20 ton harga menjadi kurang terkendali. Tapi selagi masih stabil diangka 25 ton, insyaAllah harga tetap stabil," sebut Syahrial.

Selain itu kata Syahrial, jika nanti terjadi kenaikan harga cabai cukup signifikan maka akan dibuka pasar murah di Tokoh Tani Indonesia (TTI) yang berada di Jalan Bypass Padang, tapi kalau untuk beras dilaksanakan oleh pihak Bulog. Kendati demikian, pasar murah itu digelar dengan cacatan harus terjadi kenaikan cukup signifikan.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Zulhardi Z Latief meminta agar Pemerintah Kota Padang menjamin kestabilan harga. Selain itu Dinas Perdagangan harus melakukan pengawasan terhadap harga sembako yang melonjal di pasaran.

"Pwngawasan harga sembako di pasaram dimaksudkan untuk menjadi kestabilan harga. Upaya ini sekaligus mencaro rasa aman kepada masyarakat terkait ketidakpastian harga sembako tersebut," kata Zulhardi.

Tak hanya itu, Zulhardi meminta Dinas Perdangan untuk melakukan operasi pasar. Bila perlu operasi pasar dilaksankannya di setiap kecamatan. Sebab menurut dia, operasi pasar cukup membantu masyarakat karena harga jual sembako terjangkau oleh masyarakat.

Anggota dewan lainnya, Zalmadi mendorong Pemko Padang bergerak cepat berkoordinasi dengan distributor, pemasok mencari solusi kenaikan harga. Hal tersebut tujuannya untuk mengintervensi harga jual di pasaran jelang akhir tahun ini. Sebab kebutuhan masyarakat meningkat.

"Biasanya karena momen akhir tahun masyarakat menyemarakannya dengan bakar-bakar ikan dan ayam. Otomatis belanja barang pokok bertambah. Jadi perlu koordinasi dengan distributor untuk menekan harga kebutuhan pokok," ujar Zalmadi.

Zalmadi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir dan panik pada akhir tahun. Sehingga membeli barang pokok secukupnya dan tidak berlebihan. (*)

Baca Juga

Penulis: Joni Abdul Kasir

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com