Dinsos Limapuluh Kota Ingatkan Bahaya Narkoba dan Internet Terhadap Anak

"Sasaran dari penyebaran narkoba saat ini adalah anak-anak. Karena itu, kita perlu memberikan perhatian terhadap kondisi anak dan lingkungan sekitar"
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Lima Puluh Kota, Akmal (kanan). (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Sebagai salah satu upaya untuk memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba dan internet, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Limapuluh Kota melalui Forum Keserasian Sosial Sungai Muruah Jorong Damar Tinggi Kenagarian Sungai Rimbang Kecamatan Suliki melakukan sosialisasi terhadap puluhan orangtua di daerah tersebut.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Lima Puluh Kota, Akmal mengatakan, melalui kegiatan itu pihaknya ingin memberi pemahaman terhadap orangtua, bahwa narkoba dan internet merupakan ancaman berbahaya yang patut diwasdai.

"Sasaran dari penyebaran narkoba saat ini adalah anak-anak. Karena itu, kita perlu memberikan perhatian terhadap kondisi anak dan lingkungan sekitar," kata Akmal.

Selain narkoba, penggunaan internet di kalangan anak-anak juga menjadi hal yang wajib diperhatikan orang tua. Apalagi pola perilaku mengakses internet pada anak dan remaja mulai bergeser dari komputer ke gadget.

"Kondisi itu kerap menyulitkan orangtua dalam mengawasi aktivitas internet anak. Padahal, anak-anak masih berada dalam fase pembentukan. Mereka belum belum cukup matang untuk menyaring segala informasi yang tersebar luar di dunia maya," terangnya.

Dikatakannya, untuk memastikan anak-anak tidak melakukan perilaku menyimpang dibutuhkan peran semua pihak, mulai dari orangtua, masyarakat, dan pemerintah.

"Kita harus bisa memberikan literasi terhadap akan kita terkait dengan bahaya narkoba dan penggunaan internet," katanya.

Akmal menegaskan, melakukan pengawasan terhadap anak bukan berarti menaruh curiga serta membatasi setiap gerak-gerik sang anak.

"Untuk internet, masyarakat dan pemerintah sebaiknya tidak hanya mendidik anak untuk tidak mengakses situs berbahaya, tapi juga mengajarkan tanggung jawab terkati penggunaan internet," pungkasnya. (*)