Telah Disahkan, Aturan Blokir IMEI Baru Diterapkan April 2020

" Rudiantara menjelaskan bahwa pemblokiran baru diterapkan setelah enam bulan dari pengesahan peraturan"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Aturan pemblokiran jaringan untuk perangkat ponsel ilegal atau kerap disebut ponsel BM (Black Market) dengan pengecekan IMEI telah disahkan oleh pemerintah Meski sudah disahkan pelaksanaan aturan baru akan berlaku setelah 6 bulan ke depan

Artinya aturan ini baru diterapkan pada April 2020. Aturan ini ditandantangani oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto.

Aturan ini juga tidak akan berlaku bagi perangkat ponsel yang sudah diaktifkan atau terhubung ke jaringan seluler di Indonesia sebelum tanggal di atas. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan bahwa pemblokiran baru diterapkan setelah enam bulan dari pengesahan peraturan. Hal ini dilakukan karena pemerintah perlu melakukan sosialisasi aturan tersebut kepada masyarakat.

Masyarakat diminta tidak perlu khawatir berlebihan karena aturan ini baru berlaku setelah 6 bulan dan berdampak pada orang yang membawa ponsel dari luar negeri. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengatakan bahwa pengguna pribadi yang membeli ponsel dari luar negeri tidak perlu khawatir. Nantinya akan ada mekanisme pendaftaran IMEI yang dibuka oleh pemerintah.

Namun Airlangga tidak menyebutkan secara rinci kapan dan bagaimana proses registerasi IMEI akan dibuka. Masyarakat diminta untuk bersabar hingga 6 bulan ke depan